Fed Chicago Goolsbee: Jelaskan Perbedaan Pendapat soal Cut Rate
Presiden Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee, mengatakan pada hari Jumat (12/12) bahwa ia memberikan suara menentang pemangkasan suku bunga seperempat poin baru-baru ini karena menurutnya menunggu lebih banyak data ekonomi akan menjadi langkah yang lebih bijaksana.
Goolsbee adalah salah satu dari tiga pejabat yang berbeda pendapat dalam hasil pemungutan suara 9–3 di Federal Reserve pada hari Rabu untuk menurunkan suku bunga acuan ke kisaran 3,5% hingga 3,75%.
“Kita seharusnya menunggu untuk mendapatkan lebih banyak data, terutama tentang inflasi,” kata Goolsbee, seraya mencatat bahwa menunda hingga awal tahun depan akan memberi pembuat kebijakan data pemerintah yang lebih baru, termasuk laporan-laporan penting yang akan dirilis pekan depan.
Presiden Fed tersebut menekankan bahwa menunggu tidak menimbulkan risiko tambahan yang besar bagi pasar tenaga kerja, yang saat ini tampak “hanya mendingin secara moderat.” Ia menambahkan bahwa “hampir tidak ada indikasi pelemahan pasar tenaga kerja yang begitu cepat sehingga kita tidak bisa menunggu data masuk di awal tahun depan sebelum memutuskan untuk bertindak.”
Presiden Fed Kansas City, Jeffrey Schmid, juga menyatakan dissent dengan pilihan menahan suku bunga tetap, sementara Gubernur Fed Stephen Miran justru berpendapat agar pemangkasan dilakukan lebih besar, yaitu setengah poin.
Goolsbee menyoroti bahwa inflasi masih berada di atas target The Fed selama empat setengah tahun, dengan kemajuan yang cenderung mandek dalam beberapa bulan terakhir. Ia mencatat bahwa pelaku usaha dan konsumen di distrik yang ia awasi masih menyebut kenaikan harga sebagai kekhawatiran utama.
Meski memberikan suara menentang pemangkasan kali ini, Goolsbee tetap “optimistis” bahwa suku bunga bisa dipangkas “secara signifikan” tahun depan jika data yang masuk menunjukkan inflasi benar-benar bergerak kembali menuju target 2% bank sentral.(yds)
Sumber: Investing.com