BOJ Siap Naikkan Suku Bunga, Yen dan Pasar Global Siaga
Pejabat Bank of Japan (BOJ) disebut siap menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan tanggal 19 Desember, selama tidak ada guncangan besar di ekonomi atau pasar keuangan. Kenaikan yang dibahas adalah sekitar 25 basis poin menjadi 0,75%, yang akan membawa suku bunga acuan Jepang ke level tertinggi sejak 1995. BOJ juga diperkirakan memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga bisa berlanjut jika prospek ekonomi mereka berjalan sesuai rencana, meski tetap hati-hati soal seberapa jauh suku bunga akan dinaikkan.
Ekspektasi pasar terhadap kenaikan bunga melonjak setelah Gubernur BOJ Kazuo Ueda mengatakan dewan bank sentral akan membuat keputusan yang “tepat” terkait kenaikan suku bunga, mirip dengan sinyal yang ia berikan sebelum kenaikan sebelumnya di awal tahun. Pasar swap kini mencerminkan peluang sekitar 90% bahwa BOJ akan menaikkan bunga bulan ini. Pemerintah Jepang juga tidak terlihat menghalangi, dengan anggota kunci pemerintahan PM Sanae Takaichi dikabarkan siap mendukung jika BOJ memutuskan untuk bergerak.
Di sisi fundamental, BOJ menilai dampak tarif AS dan kenaikan laba perusahaan memberi ruang bagi perusahaan Jepang untuk terus menaikkan upah, sehingga peluang tercapainya proyeksi ekonomi bank sentral semakin besar. Meski demikian, BOJ masih memandang langkah ini sebagai penyesuaian kebijakan longgar, bukan pengetatan agresif, karena suku bunga riil masih di bawah nol dan kondisi keuangan tetap mendukung perekonomian. Ke depan, BOJ akan terus mengevaluasi bagaimana perekonomian merespons setiap kenaikan suku bunga untuk mencari level yang mendekati suku bunga netral, yang mereka perkirakan berada di kisaran 1% hingga 2,5%. (az)
Sumber: Newsmaker.id