• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

30 September 2025 08:35  |

Ancaman Shutdown! Trump dan Kongres Gagal Capai Deal Anggaran

Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan para pemimpin Kongres dari kedua partai di Gedung Putih, Senin malam waktu setempat, berakhir tanpa kesepakatan. Padahal, pertemuan ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar untuk mencegah terjadinya government shutdown yang tinggal menghitung jam.

Menurut laporan Associated Press, perdebatan utama terjadi terkait usulan Demokrat agar pendanaan pemerintah disertai perpanjangan subsidi asuransi kesehatan di bawah program Affordable Care Act (ACA). Demokrat menilai, jika subsidi ini tidak diperpanjang, jutaan warga akan terdampak langsung. Sebaliknya, kubu Republik bersama Gedung Putih mendorong skema clean continuing resolution — yakni perpanjangan pendanaan sementara tanpa tambahan klausul kebijakan.

“Kami semakin dekat dengan shutdown,” ujar Wakil Presiden JD Vance, memperingatkan bahwa kebuntuan ini bisa berdampak serius pada layanan publik jika tidak segera diselesaikan.

Sejumlah laporan menyebut, pemerintahan telah meminta lembaga-lembaga federal untuk menyiapkan rencana darurat. Jika tidak ada kesepakatan anggaran hingga tenggat Selasa malam, ribuan pegawai federal non-esensial akan dirumahkan, sementara layanan publik non-mendesak seperti museum nasional dan sebagian kantor administrasi akan ditutup. Pegawai yang tetap bekerja di sektor esensial — termasuk militer, keamanan, dan pengendali lalu lintas udara — kemungkinan akan mengalami penundaan gaji.

Reuters mencatat, jika shutdown benar terjadi, hampir 41% pegawai di lembaga kesehatan federal akan terkena dampak langsung berupa penghentian sementara. Kondisi ini berpotensi memicu gejolak di pasar keuangan serta memperlambat pertumbuhan ekonomi kuartal keempat 2025.

Kebuntuan anggaran kali ini mengingatkan pada shutdown terlama sepanjang sejarah AS, yaitu 35 hari pada periode 2018–2019, juga di bawah pemerintahan Donald Trump, yang saat itu dipicu oleh perdebatan soal pendanaan tembok perbatasan dengan Meksiko.

Dengan waktu yang semakin sempit, sorotan kini tertuju pada Capitol Hill. Jika kompromi gagal tercapai, Amerika Serikat akan kembali menghadapi penutupan pemerintahan yang berpotensi mengguncang ekonomi domestik dan pasar global.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
ECONOMY

Tingkat Pengangguran Australia Naik Menjadi 4,1%

Tingkat Pengangguran Australia naik menjadi 4,1% pada bulan Januari dari 4,0% pada bulan Desember, menurut data resmi yang di...

20 February 2025 07:46
GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
BIAS23.com NM23 Ai