• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

19 January 2026 07:45  |

Dolar Mendadak Loyo Investor Kabur ke Yen & Franc Gara-Gara “Drama Tarif”

Dolar AS melemah terhadap semua mata uang utama G-10 setelah Presiden Donald Trump mengancam tarif baru untuk beberapa negara Eropa. Ketika isu geopolitik memanas, investor cenderung mencari “tempat aman”, dan kali ini yen Jepang serta franc Swiss jadi incaran.

Pemicu utamanya datang dari ancaman tarif Trump ke delapan negara Eropa, termasuk Denmark dan Inggris, yang disebut terkait rencana latihan militer simbolis NATO di Greenland. Sentimen pasar langsung berubah risk-off, mendorong pergerakan ke mata uang safe haven.

Pergerakan kurs menunjukkan pola itu: USD/JPY turun 0,3% ke 157,60, sementara USD/CHF melemah 0,4% ke 0,7998. Di saat yang sama, emas juga mencetak rekor baru—tanda klasik bahwa pasar lagi “mencari aman”.

Di Eropa, euro dan pound justru menguat. EUR/USD naik 0,2% ke 1,1621 setelah sempat turun di awal sesi, sedangkan GBP/USD naik 0,1% ke 1,3393 sempat menyentuh level terendah intraday 1,3331. Pelaku pasar menyebut ada aksi short-covering (penutupan jual) yang membantu penguatan euro dan pound.

Secara keseluruhan, Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,2%. Di sisi obligasi, kontrak berjangka US 10 tahun naik tipis setelah penurunan tajam di sesi sebelumnya—namun pasar AS juga lagi sepi karena libur nasional.

Tambahan yang ikut jadi sorotan: The Fed masuk masa blackout period, sementara pasar obligasi dan saham AS tutup karena libur Martin Luther King Day. Kondisi likuiditas yang lebih tipis seperti ini sering membuat pergerakan FX terasa lebih “tajam” ketika ada headline besar.

5 Poin Inti :

- Dolar AS turun vs seluruh mata uang G-10 setelah ancaman tarif Trump ke Eropa.

- Investor masuk mode aman: yen & franc Swiss menguat.

- USD/JPY 157,60 (-0,3%) dan USD/CHF 0,7998 (-0,4%).

- EUR/USD 1,1621 (+0,2%), GBP/USD 1,3393 (+0,1%) dipicu short-covering.

- Pasar AS libur MLK Day dan The Fed masuk periode blackout, membuat perdagangan lebih sensitif.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai