Trump–Xi Jumat: Kerangka Deal TikTok Siap?
Presiden AS Donald Trump mengatakan akan berbicara dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Jumat, setelah putaran pembicaraan di Madrid menghasilkan kerangka kesepakatan untuk menjaga TikTok tetap beroperasi di AS. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut kerangka itu mengarah pada kepemilikan yang dikendalikan AS, meski detail final belum diungkap. Tenggat kepatuhan terhadap undang-undang keamanan nasional AS kian dekat dan Trump sudah beberapa kali memperpanjang batas waktunya.
Dari pihak Beijing, Wakil Menteri Perdagangan Li Chenggang mengonfirmasi ada kerangka konsensus namun menegaskan Tiongkok tak akan mengorbankan prinsip dan menolak politisasi isu ekonomi. Para pejabat menyebut fokus utama pertemuan Madrid memang TikTok, sementara isu lain seperti kontrol ekspor AS baru disentuh di pinggiran.
Di lintasan dagang yang lebih luas, Washington dan Beijing menjeda langkah proteksionis paling ekstrem dan membuka peluang perpanjangan jeda tarif hingga melewati tenggat pertengahan November, sembari menyiapkan kemungkinan pertemuan puncak Trump–Xi di APEC Korea bulan depan. Kontak tingkat tinggi juga meningkat dalam beberapa pekan terakhir, menandakan upaya meredakan ketegangan.
Meski begitu, gesekan tetap terasa: Tiongkok meluncurkan dua investigasi terhadap industri semikonduktor AS, tak lama setelah AS menambah 23 perusahaan Tiongkok ke daftar pembatasan. Bessent menyebut putaran negosiasi berikutnya akan digelar sekitar sebulan lagi. Untuk saat ini, nasib final TikTok akan banyak ditentukan oleh panggilan Trump–Xi pada Jumat guna mematri detail kesepakatan.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id