Gedung Putih Ancam PHK, Serikat Lawan!
Pemerintahan Trump terancam mulai melakukan PHK massal terhadap ratusan ribu pegawai negeri AS mulai Senin ini, jika kebuntuan anggaran tak kunjung selesai. Serikat pekerja langsung melayangkan gugatan darurat ke pengadilan federal, meminta hakim memblokir rencana pemutusan hubungan kerja selama shutdown masih berlangsung.
Menurut penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, keputusan soal PHK akan diambil tergantung hasil voting Senat pada Senin. Ini akan jadi pemungutan suara kelima terkait rancangan anggaran darurat yang masih sulit disepakati antara Demokrat dan Republik. Jika tak ada “pembelotan” dari Demokrat, voting diprediksi gagal lagi.Trump sendiri menyatakan bahwa “PHK sedang berlangsung” dan kembali menyalahkan Demokrat atas kebuntuan ini. Namun, belum jelas apakah ada pemecatan resmi yang sudah terjadi. Serikat pekerja menilai rencana Gedung Putih untuk melakukan PHK selama shutdown melanggar hukum karena tidak ada dasar legal untuk memberhentikan pekerja selama dana belum disahkan.
Diperkirakan sekitar 750.000 pegawai federal terkena dampak langsung shutdown sejak 1 Oktober, dengan banyak yang dirumahkan tanpa gaji. Serikat pekerja juga menyoroti memo dari Kantor Manajemen dan Anggaran yang memerintahkan semua lembaga mempersiapkan rencana PHK, bahkan untuk program yang sebelumnya aktif. Sementara negosiasi anggaran masih buntu, tensi politik dan sosial di Washington terus memanas.(ads)
Sumber: Newsmaker.id