“Happy Birthday” Diplomasi: Trump–Modi
Presiden AS Donald Trump mengatakan ia menelepon PM India Narendra Modi untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan berterima kasih atas “dukungan mengakhiri perang Rusia–Ukraina.” Di saat yang sama, India dan AS menyebut putaran pembicaraan dagang terbaru di New Delhi “positif” dan bertekad mempercepat kesepakatan. Ini menjadi sinyal pencairan tensi setelah beberapa bulan hubungan memanas.
Namun konteksnya tetap keras: bulan lalu Washington menggandakan bea impor atas barang India menjadi 50% sebagai tekanan atas pembelian minyak Rusia oleh New Delhi. Penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro bahkan menyebut konflik Ukraina sebagai “perangnya Modi,” menekan India agar menghentikan impor minyak Rusia.
Pasar keuangan India merespons hangat. Indeks saham utama (Nifty 50 dan Sensex) dibuka naik, sementara rupee menguat ke level tertinggi lebih dari dua pekan seiring optimisme pembicaraan dagang dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
Ke depan, kedua pihak berjanji mengintensifkan negosiasi, tapi isu besar masih menggantung: pembelian energi Rusia dan akses pasar pertanian/produk susu India. Di sisi lain, Washington mendorong sekutu G7 dan Uni Eropa mempertimbangkan tarif tambahan pada China dan India terkait minyak Rusia—faktor yang bisa mempersulit jalan menuju deal.(ayiu)
Sumber: Newsmaker.id