• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

9 July 2025 07:31  |

Gak Ada Ampun! Trump Tunda Deal, Siap Tembak Tembaga & Farmasi Pakai Tarif Gede

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari Selasa (8/7) kembali menegaskan bahwa tidak akan ada perpanjangan waktu untuk tarif baru yang akan diberlakukan pada awal Agustus. Dalam pernyataan melalui media sosial dan saat pertemuan kabinet, Trump menegaskan bahwa ia akan terus melanjutkan kebijakan tarif agresifnya, sekaligus mengisyaratkan akan memberlakukan tarif tambahan yang signifikan terhadap impor tembaga dan produk farmasi.

Trump menyatakan bahwa tarif 50% untuk impor tembaga akan segera diumumkan, yang langsung memicu lonjakan tajam harga tembaga ke level intraday tertinggi sejak 1988. Selain itu, ia juga memperingatkan perusahaan farmasi bahwa mereka bisa terkena pajak hingga 200% jika tidak segera memindahkan produksi ke dalam negeri pada tahun depan. Trump juga menyasar negara-negara peserta BRICS, termasuk India, dengan ancaman tarif tambahan 10% meskipun sebelumnya menyebut hampir mencapai kesepakatan dagang dengan negara tersebut.

Langkah ini diambil karena Trump merasa Amerika terus diperlakukan tidak adil oleh mitra dagang, khususnya Uni Eropa, yang memberlakukan pajak dan denda terhadap perusahaan teknologi AS. Meskipun beberapa surat dan perintah eksekutif Trump sebelumnya sempat menunda tarif “timbal balik,” pernyataannya hari Selasa menunjukkan tekad baru untuk mempercepat pelaksanaan kebijakan ini dan menambah tekanan pada lebih dari selusin negara yang belum mencapai kesepakatan dagang cepat dengan AS.

Sikap keras Trump memicu reaksi pasar. Indeks S&P 500 bergerak tidak stabil, dan imbal hasil obligasi pemerintah ikut melemah seiring kekhawatiran pasar terhadap eskalasi perang dagang. Investor kini menilai ulang risiko global di tengah ancaman tarif lanjutan yang bisa memicu gejolak pada komoditas, farmasi, dan hubungan dagang multilateral. Sejauh ini, pelaku pasar masih menunggu update status perdagangan dari tujuh negara yang dijanjikan akan diumumkan Trump pada hari Rabu waktu Washington.

Sumber: (ayu-newsmaker)

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai