• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

27 June 2025 04:41  |

Lutnick: AS dan Tiongkok Selesaikan Kesepahaman Soal Tarif

AS dan Tiongkok telah menyelesaikan pemahaman perdagangan yang dicapai bulan lalu di Jenewa, kata Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.

"Kesepakatan itu ditandatangani dan disegel dua hari lalu," kata Lutnick pada hari Kamis (26/6) dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg Television.

Perjanjian tersebut mengkodifikasikan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan dalam pembicaraan antara Beijing dan Washington di Jenewa awal bulan ini, kata Lutnick. AS dan Tiongkok mengadakan putaran negosiasi kedua di London bulan ini setelah kedua belah pihak saling menuduh melanggar perjanjian sebelumnya yang membuat kedua negara menurunkan tarif dari tingkat yang sangat tinggi.

Para negosiator dari AS dan Tiongkok mengumumkan setelah dua hari pembicaraan bahwa mereka telah mencapai suatu pemahaman, sambil menunggu persetujuan dari Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan AS dan Tiongkok menyetujui ketentuan-ketentuan untuk melaksanakan perjanjian Jenewa. Kedutaan Besar Tiongkok di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Lutnick diminta untuk mengklarifikasi komentar dari Trump, yang mengatakan sebelumnya pada hari Kamis selama acara Gedung Putih bahwa "kami baru saja menandatangani dengan China kemarin" tanpa menjelaskan apa yang dimaksudnya.

"Mereka akan mengirimkan tanah jarang kepada kami" dan begitu mereka melakukannya "kami akan mencabut tindakan balasan kami," kata menteri Perdagangan kepada Bloomberg News dalam sebuah wawancara.

Langkah-langkah AS tersebut termasuk pembatasan ekspor bahan-bahan, seperti etana, yang digunakan untuk produksi plastik di China, perangkat lunak chip, dan mesin jet. Namun, batasan tersebut tidak akan dicabut sampai magnet mulai mengalir dari China, kata Lutnick.

Perjanjian yang ditandatangani dua hari lalu mencakup bahasa tentang China yang mengirimkan tanah jarang ke AS, menurut menteri tersebut. (Arl)

Sumber: Bloomberg

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai