Jepang Akan Mencari Tinjauan Tarif dalam Negosiasi Terbaru Menjelang G-7
Jepang akan tetap pada pendiriannya untuk mencari tinjauan atas semua tarif AS dalam apa yang bisa menjadi pembicaraan tingkat menteri terakhir menjelang pertemuan puncak para pemimpin bulan ini, kata negosiator perdagangan utama negara itu Ryosei Akazawa.
“Jepang akan terus mendesak AS untuk mempertimbangkan kembali serangkaian tindakan tarifnya,” kata Akazawa pada hari Kamis di Tokyo saat ia berangkat ke Washington.
Ia menambahkan bahwa ia tidak yakin pejabat AS mana yang akan menemuinya untuk putaran kelima negosiasi perdagangan. Akazawa akan kembali ke Jepang pada hari Minggu, sekitar seminggu sebelum pertemuan Kelompok Tujuh diadakan di Kanada. Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba dan Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan bertemu di sela-sela, dengan antisipasi yang meningkat untuk pengumuman kesepakatan perdagangan.
Awal minggu ini, Akazawa mengatakan Jepang akan terus mengupayakan pembatalan penuh tarif AS, seraya menambahkan bahwa ia tidak berencana untuk mendampingi Ishiba ke pertemuan puncak G-7. Sementara ia mengutip kemajuan menuju kesepakatan setelah putaran pembicaraan sebelumnya, AS minggu ini menggandakan pungutan atas baja dan aluminium menjadi 50%.
"Kami sedang mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang dampaknya," kata Akazawa tentang tarif logam. "Kami akan menanggapi dengan tepat berdasarkan hasil analisis tersebut."
Seperti banyak negara lain, Jepang juga menghadapi pungutan sebesar 25% atas mobil dan pungutan sebesar 10% atas semua barang lainnya. Tarif menyeluruh akan naik menjadi 24% pada awal Juli jika tidak ada kesepakatan.(ayu)
Sumber: Bloomberg