• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

22 April 2025 08:39  |

Serangan Trump yang Meningkat Terhadap Powell Membuat Investor Waspada Terhadap AS

Edisi buletin kemarin memperingatkan bahwa keinginan Presiden AS Donald Trump untuk campur tangan di Federal Reserve, seperti yang ia ungkapkan kepada wartawan pada hari Jumat, dapat mengakibatkan pergolakan di pasar. Itu tidak terjadi karena pasar ditutup untuk hari libur Jumat Agung.

Pada hari Senin, perdagangan dilanjutkan. Begitu pula serangan Trump terhadap bank sentral — dan, lebih tepatnya, terhadap Ketua Fed Powell, menggambarkannya sebagai "Tuan Terlambat" dan "pecundang besar" karena tidak memangkas suku bunga. Trump mengangkat Powell ke kursi tertinggi Federal Reserve dalam masa jabatan presiden pertamanya selama tahun 2017.

Tanpa penutupan pasar untuk melindungi saham dari ancaman Trump, investor melepas saham mereka. Semua indeks utama AS jatuh, terbebani oleh penurunan tajam dalam kelompok saham "Magnificent Seven". Dolar AS melemah ke level terendah dalam tiga tahun sementara harga emas mencapai level tertinggi baru, yang menunjukkan bahwa investor global kehilangan kepercayaan pada ekonomi AS dan mengalihkan modal mereka ke aset yang lebih aman yang terlindungi dari Trump.

Trump meningkatkan serangan terhadap Powell

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin memperbarui dan meningkatkan serangannya terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell. ″Banyak pihak menyerukan ‘Pemotongan Preemptif’ Suku Bunga,” kata Trump di Truth Social. “Ekonomi bisa melambat kecuali Tuan Terlambat, yang sangat merugi, menurunkan suku bunga, SEKARANG,” tulis Trump, merujuk pada Powell. Pada hari Jumat, Trump juga meminta Powell untuk memangkas suku bunga.

Saham dan dolar AS anjlok saat emas mencapai titik tertinggi

Saham di AS anjlok pada hari Senin akibat komentar Trump. S&P 500 turun 2,36%, Dow Jones Industrial Average anjlok 2,48%, dan Nasdaq Composite turun 2,55%. Indeks Dolar AS ICE, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang asing, turun hingga 97,92 pada hari Senin, level terendah sejak Maret 2022, menurut FactSet. Harga emas melonjak menjadi $3.452,30 per ons, rekor baru.

Sumber : CNBC

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Dan UE Bahas Perdagangan Sebagai Respons Atas Tarif...

Tiongkok dan Uni Eropa telah bertukar pandangan tentang penguatan kerja sama ekonomi dan perdagangan mereka sebagai respons a...

10 April 2025 10:21
BIAS23.com NM23 Ai