• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

14 April 2025 11:41  |

Trump Menolak Pengecualian Tarif Untuk Barang Elektronik, Mengatakan Tarif 20% Masih Berlaku

Presiden AS Donald Trump menepis laporan bahwa barang elektronik tertentu telah dikecualikan dari rencana tarifnya yang luas, dengan mengatakan dalam sebuah posting Truth Social bahwa produk seperti telepon pintar dan laptop masih dikenakan tarif terkait fentanil sebesar 20%.

Namun, Gedung Putih mengonfirmasi pada Jumat malam bahwa telepon pintar, komputer, dan komponen teknologi lainnya dikecualikan dari putaran tarif timbal balik terbaru, menurut panduan terbaru dari Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS.

“Produk-produk ini dikenakan Tarif Fentanil sebesar 20% yang ada, dan mereka hanya berpindah ke ‘kelompok’ Tarif yang berbeda,” tulis Trump, seraya menambahkan bahwa investigasi keamanan nasional yang akan datang akan menargetkan semikonduktor dan rantai pasokan barang elektronik yang lebih luas.

“Tidak seorang pun lepas dari tanggung jawab atas perdagangan yang tidak adil—terutama Tiongkok,” tambahnya.

Sebelumnya hari ini, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan bahwa telepon pintar, komputer, dan barang elektronik tertentu lainnya akan dikenakan tarif terpisah, termasuk semikonduktor, yang dapat diterapkan dalam bulan depan.

Kontradiksi yang tampak muncul setelah Trump mengenakan tarif 145% pada berbagai barang Tiongkok awal bulan ini, sebuah langkah yang menimbulkan kekhawatiran bagi perusahaan teknologi besar AS seperti Apple (NASDAQ:AAPL), yang sangat bergantung pada manufaktur Tiongkok.

Panduan terbaru dari CBP pada Jumat malam mencantumkan pengecualian sementara untuk berbagai barang elektronik dan komponen, termasuk semikonduktor, sel surya, layar panel datar, flash drive, dan kartu memori.

Gedung Putih mengatakan pada Sabtu bahwa pengecualian tersebut dimaksudkan untuk memberi waktu bagi perusahaan AS untuk mengalihkan produksi ke dalam negeri.

"Atas arahan Presiden, perusahaan-perusahaan ini berusaha keras untuk memindahkan manufaktur mereka ke Amerika Serikat sesegera mungkin," kata wakil sekretaris pers Gedung Putih Kush Desai.

“Presiden Trump telah menegaskan bahwa Amerika tidak dapat bergantung pada Tiongkok untuk memproduksi teknologi penting seperti semikonduktor, chip, ponsel pintar, dan laptop.”(ads)

Sumber: Investing.com

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Dan UE Bahas Perdagangan Sebagai Respons Atas Tarif...

Tiongkok dan Uni Eropa telah bertukar pandangan tentang penguatan kerja sama ekonomi dan perdagangan mereka sebagai respons a...

10 April 2025 10:21
BIAS23.com NM23 Ai