• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

7 March 2025 05:20  |

Trump Tunda Tarif untuk Barang-barang Berdasarkan Perjanjian Dagang Meksiko dan Kanada

Presiden Donald Trump pada hari Kamis (6/3) menangguhkan tarif 25% yang dikenakannya pekan ini pada sebagian besar barang dari Kanada dan Meksiko, perubahan terbaru dalam kebijakan perdagangan yang berfluktuasi yang telah mengguncang pasar keuangan dan memicu kekhawatiran atas inflasi serta perlambatan pertumbuhan.

Pengecualian, yang mencakup dua mitra dagang AS terbesar, berakhir pada tanggal 2 April ketika Trump mengancam akan mengenakan tarif timbal balik global pada semua mitra dagang AS.

Trump telah mengenakan pungutan 25% pada impor dari keduanya pada hari Selasa dan telah menyebutkan pengecualian hanya untuk Meksiko pada hari Kamis sebelumnya, tetapi amandemen yang ditandatanganinya pada hari Kamis sore juga mencakup Kanada. Ketiga negara tersebut merupakan mitra dalam pakta perdagangan Amerika Utara.

Untuk Kanada, perintah yang diamandemen juga mengecualikan bea atas kalium, pupuk penting bagi petani AS, tetapi tidak sepenuhnya mencakup produk energi, yang telah dikenakan pungutan terpisah sebesar 10% oleh Trump. Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan hal itu karena tidak semua produk energi yang diimpor dari Kanada tercakup dalam Perjanjian Perdagangan AS-Meksiko-Kanada yang dinegosiasikan Trump dalam masa jabatan pertamanya sebagai presiden.

Trump memberlakukan tarif setelah mengumumkan keadaan darurat nasional pada tanggal 20 Januari, hari pertamanya menjabat, karena kematian akibat overdosis fentanil, dengan menegaskan bahwa opioid yang mematikan dan bahan kimia prekursornya masuk dari Tiongkok ke AS melalui Kanada dan Meksiko. Trump juga telah mengenakan tarif sebesar 20% pada semua impor dari Tiongkok sebagai akibatnya.

Trump pertama kali mengumumkan pungutan tersebut pada awal Februari, tetapi ia menundanya untuk Kanada dan Meksiko hingga Selasa. Awal pekan ini ia menolak untuk menundanya lagi, dan menggandakan pungutan sebesar 10% yang telah berlaku sejak 4 Februari pada impor Tiongkok.(yds)

Sumber: Reuters

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

RBA Diperkirakan Akan Memangkas Suku Bunga Tunai Sebesar 25 ...

Bank Sentral Australia (RBA) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter pertamanya untuk tahun 2025 pada hari Selasa (18/2)...

18 February 2025 07:36
GLOBAL ECONOMY

Ekonomi Australia Meningkat, Mendukung Nada Bersifat Hawkish...

Ekonomi Australia meningkat dalam tiga bulan terakhir tahun lalu, mendukung pendekatan hati-hati Bank Sentral untuk pelonggar...

5 March 2025 07:59
BIAS23.com NM23 Ai