• Tue, Jul 28, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

28 July 2026 19:19  |

Tenaga Kerja Swasta AS Melambat, ADP Weekly Turun

Pertumbuhan tenaga kerja sektor swasta Amerika Serikat kembali melambat. ADP Weekly Employment Change tercatat bertambah rata-rata 15.000 pekerjaan, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 16.500 pekerjaan. Data tersebut menunjukkan perusahaan swasta masih melakukan perekrutan, tetapi kecepatannya mulai kehilangan momentum.

ADP Weekly Employment Change merupakan estimasi awal perubahan jumlah pekerja sektor swasta yang dihitung menggunakan rata-rata bergerak selama empat pekan. Data ini memberikan gambaran berfrekuensi tinggi mengenai kondisi pasar tenaga kerja AS, meskipun tidak dapat sepenuhnya menggantikan laporan resmi ketenagakerjaan pemerintah.

Penurunan ke level 15.000 juga melanjutkan kecenderungan perlambatan perekrutan dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tenaga kerja swasta turun dari sekitar 21.000 menjadi 19.800, kemudian 16.500 pekerjaan per pekan. Kondisi tersebut mengindikasikan permintaan tenaga kerja mulai melemah secara bertahap.

Namun, data ini kemungkinan belum cukup kuat untuk langsung mengubah keputusan Federal Reserve karena jumlah pekerjaan masih bertambah dan tekanan inflasi tetap menjadi perhatian utama. Pasar saat ini masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed, meskipun ambang untuk menaikkan suku bunga dinilai cukup tinggi.

Dampak terhadap Market :

Emas: Data tenaga kerja yang lebih lemah memberikan sentimen positif terbatas bagi emas. Perlambatan perekrutan dapat menurunkan ekspektasi kebijakan The Fed yang terlalu agresif, tetapi penguatan emas masih dapat tertahan oleh dolar dan imbal hasil obligasi AS yang tinggi.

Dolar AS: Dolar berpotensi mengalami tekanan ringan karena data menunjukkan pasar tenaga kerja mulai mendingin. Namun, penurunan kemungkinan terbatas karena pertumbuhan pekerjaan masih berada di wilayah positif.

Obligasi AS: Imbal hasil obligasi berpeluang turun apabila pasar menilai pelemahan tenaga kerja mengurangi kebutuhan The Fed untuk segera menaikkan suku bunga.

Saham AS: Data ini dapat memberikan sentimen campuran. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dapat mendukung saham, tetapi perlambatan tenaga kerja juga memunculkan kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekonomi dan belanja konsumen.

Kesimpulan: Data ADP Weekly sebesar 15.000 cenderung positif terbatas untuk emas dan negatif ringan bagi dolar, tetapi dampaknya dapat bersifat sementara karena perhatian utama pasar tetap tertuju pada keputusan serta pernyataan The Fed.(CP)

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai