• Sun, Jan 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

23 April 2025 20:56  |

Pertumbuhan Aktivitas Bisnis AS Paling Lemah Sejak 2023 Akibat Tarif

Aktivitas bisnis AS tumbuh pada laju paling lambat sejak 2023, sementara ekspektasi produksi memburuk dan tekanan harga meningkat karena tarif menimbulkan masalah bagi perusahaan.

Indeks gabungan produksi awal April S&P Global pada produsen dan penyedia layanan turun 2,3 poin menjadi 51,2, menurut data yang dirilis Rabu (23/4). Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi. Pengukur produksi masa depan turun 3,5 poin ke level terendah sejak Oktober 2022.

“Manufaktur secara umum mengalami stagnasi karena efek menguntungkan dari tarif diimbangi oleh ketidakpastian ekonomi yang meningkat, kekhawatiran rantai pasokan, dan penurunan ekspor, sementara ekonomi jasa melambat di tengah melemahnya pertumbuhan permintaan, terutama dalam hal ekspor seperti perjalanan dan pariwisata,'' kata Chris Williamson, kepala ekonom bisnis di S&P Global Market Intelligence, dalam sebuah pernyataan.

Yang memperumit masalah adalah percepatan harga yang dikenakan, dengan pengukur komposit naik ke level tertinggi lebih dari satu tahun. Kenaikan tersebut dikaitkan dengan tarif, harga impor yang lebih tinggi, dan kenaikan biaya tenaga kerja.

Indeks harga yang dibayar kelompok tersebut sedikit menurun tetapi tetap tinggi dibandingkan dengan tahun lalu. Bagi produsen, biaya input tumbuh pada laju tercepat sejak Agustus 2022 karena pemasok mendorong kenaikan harga terkait tarif dan dolar melemah, laporan tersebut menunjukkan.

“Tarif sementara itu disebut-sebut sebagai penyebab utama harga yang lebih tinggi, meskipun biaya tenaga kerja juga dilaporkan terus meningkat, yang menyebabkan perusahaan menaikkan harga jual mereka dengan cepat "Tidak terlihat selama lebih dari setahun," kata Williamson.

Pertumbuhan pesanan di produsen sedikit membaik dari bulan sebelumnya, sementara ukuran bisnis baru di penyedia layanan menurun satu poin. Namun, ukuran bisnis ekspor baru untuk layanan menunjukkan kontraksi terbesar sejak awal tahun 2023.

Data untuk survei dikumpulkan pada tanggal 9-22 April. (Arl)

Sumber : Bloomberg

 

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
ECONOMY

Tingkat Pengangguran Australia Naik Menjadi 4,1%

Tingkat Pengangguran Australia naik menjadi 4,1% pada bulan Januari dari 4,0% pada bulan Desember, menurut data resmi yang di...

20 February 2025 07:46
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
BIAS23.com NM23 Ai