• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

24 March 2025 23:53  |

Trump akan mengenakan tarif 25% pada negara-negara yang membeli minyak dan gas dari Venezuela

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa setiap negara yang membeli minyak atau gas dari Venezuela akan membayar tarif 25% pada setiap perdagangan yang dilakukan dengan Amerika Serikat.

"Tarif sekunder" ini akan berlaku pada tanggal 2 April, kata Trump dalam sebuah posting Truth Social. Trump memberlakukan langkah tersebut karena, katanya, Venezuela telah mengirim "puluhan ribu" orang ke Amerika Serikat yang memiliki "sifat yang sangat kejam."

Harga minyak mentah acuan melonjak hampir 1,5% setelah berita tentang tarif tersebut.

Awal bulan ini, Trump mengeluarkan penghentian sementara lisensi selama 30 hari yang telah diberikan AS kepada Chevron (NYSE:CVX) sejak tahun 2022 untuk beroperasi di Venezuela yang dikenai sanksi dan mengekspor minyaknya, setelah ia menuduh Presiden Nicolas Maduro tidak membuat kemajuan dalam reformasi elektoral dan pemulangan migran.

Trump awal bulan ini menerapkan Undang-Undang Musuh Asing 1798 untuk membenarkan deportasi anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang diduga tanpa perintah pengusiran akhir dari hakim imigrasi.

Tiongkok, yang telah menjadi subjek tarif AS, adalah pembeli minyak Venezuela terbesar, ekspor utama anggota OPEC tersebut. Pada bulan Februari, Tiongkok menerima secara langsung dan tidak langsung sekitar 503.000 barel per hari (bpd) minyak mentah dan bahan bakar Venezuela, yang mewakili 55% dari total ekspor.

Pengenaan tarif di Tiongkok terhadap impor jenis minyak Venezuela tertentu dalam beberapa tahun terakhir menyebabkan penurunan volume minyak mentah Venezuela yang diterima oleh pembeli Tiongkok, yang akhirnya memaksa perusahaan negara PDVSA untuk memperluas diskon harga agar dapat terus menjual ke pasar terpentingnya.

Spanyol, Italia, Kuba, dan India adalah konsumen minyak Venezuela lainnya. Impor minyak AS akan berakhir pada awal April kecuali Trump memperpanjang penghentiannya.

Tidak ada tanggapan langsung dari pemerintah Maduro atas permintaan komentar.

Pemungutan pajak oleh Tiongkok pada tahun-tahun sebelumnya atas impor beberapa jenis minyak Venezuela menyebabkan penurunan volume minyak mentah Venezuela yang diterima oleh pembeli Tiongkok, yang akhirnya memaksa perusahaan negara PDVSA untuk memperluas diskon harga agar dapat terus menjual ke pasar terpentingnya.(Cay)

Sumber: Investing.com

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
ECONOMY

Tingkat Pengangguran Australia Naik Menjadi 4,1%

Tingkat Pengangguran Australia naik menjadi 4,1% pada bulan Januari dari 4,0% pada bulan Desember, menurut data resmi yang di...

20 February 2025 07:46
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
BIAS23.com NM23 Ai