• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

11 December 2024 10:33  |

Inflasi CPI AS diperkirakan sedikit membaik pada bulan November,inti tetap tinggi.

Laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk bulan November, ukuran utama inflasi, akan diluncurkan pada hari Rabu pukul 13:30 GMT oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).

Pasar ramai menantikan, karena rilis tersebut dapat memicu perubahan signifikan dalam Dolar AS (USD) dan memengaruhi rencana Federal Reserve (Fed) untuk suku bunga di bulan-bulan mendatang.

Sesuai dengan pengukuran CPI, inflasi di AS diperkirakan meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,7% pada bulan November, sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan 2,6% yang dilaporkan pada bulan sebelumnya. Inflasi inti tahunan CPI, yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang fluktuatif, diproyeksikan tetap stabil pada 3,3% selama periode yang sama.

Pada basis bulanan, CPI utama dan CPI inti diperkirakan naik masing-masing sebesar 0,3%.

Melihat pratinjau laporan inflasi Oktober, analis TD Securities mengatakan: “Kami memperkirakan inflasi inti sebagian besar tidak berubah pada November, mencatat kenaikan kuat 0,3% b/b. Kenaikan harga barang diharapkan dapat menjelaskan sebagian besar kekuatan dalam rangkaian tersebut, sementara inflasi perumahan yang melambat kemungkinan akan memberikan sedikit kelegaan. Secara y/y, inflasi IHK utama diperkirakan akan naik sedikit ke 2,7% sementara inflasi inti kemungkinan tetap tidak berubah di 3,3%.”

Dalam pernyataan terakhirnya di sebuah acara yang diselenggarakan oleh New York Times pada tanggal 4 Desember, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan bahwa pendekatan bank sentral terhadap penyesuaian suku bunga di masa mendatang dapat mengambil langkah yang lebih terukur, berkat kinerja ekonomi yang lebih kuat dari yang diantisipasi tahun ini.

Merenungkan pertumbuhan ekonomi, Powell mencatat bahwa ketahanan telah melampaui perkiraan sebelumnya, yang memungkinkan Fed untuk mengambil sikap yang lebih hati-hati saat berupaya menemukan kebijakan suku bunga yang "netral". Ia mengakui bahwa "ekonomi kuat, dan lebih kuat dari yang kita duga pada bulan September," meskipun inflasi telah berjalan sedikit lebih tinggi dari yang diantisipasi.

Powell menjelaskan bahwa latar belakang ini membentuk prospek Fed saat bersiap untuk pertemuan mendatang pada tanggal 17-18 Desember, sesi yang secara luas diharapkan pasar akan menghasilkan penurunan suku bunga lagi.(Cay
sumber: Investing.com

Related News

ECONOMY

Inflasi CPI Tiongkok Turun dari yang Diharapkan pada Bulan N...

Inflasi konsumen Tiongkok menyusut lebih dari yang diharapkan pada bulan November sebagai akibat dari langkah-langkah stimulu...

9 December 2024 13:00
ECONOMY

Permohonan Tunjangan Pengangguran AS Turun ke Terendah dalam...

Permohonan tunjangan pengangguran AS turun ke level terendah sejak Mei, yang menunjukkan pasar kerja tetap sehat meskipun ter...

19 September 2024 19:42
ASIA

Bursa Asia Beragam Setelah Wall Street Memperpanjang Penurun...

Pasar Asia-Pasifik beragam pada hari Kamis setelah saham AS anjlok semalam, dengan Dow Jones Industrial Average mencatat hari...

24 October 2024 09:29
ECONOMY

Pasar Asia dibuka Bervariasi Karena Investor Menunggu Data E...

Pasar Asia dibuka bervariasi karena investor menunggu data ekonomi China, menilai CPI Jepang Pasar Asia-Pasifik dibuka berv...

18 October 2024 08:12
BIAS23.com NM23 Ai