Trump–Netanyahu: Tatap Muka 29 Sept
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan bertemu Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pada 29 September. Undangan disampaikan setelah Netanyahu berpidato di Sidang Umum PBB pada 26 September di New York. Pengumuman dilakukan Netanyahu dalam konferensi pers Selasa malam waktu Israel.
Netanyahu mengatakan ia berbicara beberapa kali dengan Trump setelah serangan Israel yang menargetkan pimpinan Hamas di Doha. Dari percakapan itu, undangan ke Washington pun muncul. Serangan di Qatar sendiri memicu kecaman luas, termasuk dari komisioner HAM PBB.
Laporan soal koordinasi sebelum serangan masih simpang siur. Axios menulis Netanyahu telah berbicara dengan Trump sebelum bom jatuh di Doha, sementara Reuters melaporkan Trump mengatakan tidak diinformasikan terlebih dahulu.
Pertemuan di Washington terjadi di tengah eskalasi perang Gaza dan tekanan internasional. Israel baru saja menggelar ofensif darat besar di Gaza City; di sisi diplomasi, Menlu AS Marco Rubio pekan ini menegaskan dukungan Washington untuk Israel.
Agenda diperkirakan mencakup isu sandera, jalur gencatan senjata, dan dampak regional pasca-serangan Doha. Detail tambahan dari Gedung Putih belum dipublikasikan, namun sinyalnya jelas: koordinasi AS–Israel akan ditingkatkan setelah forum PBB.(ayu)
Sumber: Bloomberg.com