Kyiv Tingkatkan Serangan, Serang 2 Kilang Rusia
Ukraina mengatakan telah menyerang dua kilang minyak Rusia, setelah meningkatkan serangan terhadap sektor energi negara itu selama sebulan terakhir.
Kilang Kuibyshev di wilayah Samara, Rusia, dekat Sungai Volga, dan kilang Afipsky di wilayah Krasnodar selatan berhasil diserang, menurut unggahan Telegram pada hari Kamis (28/8) oleh Robert Brovdi, kepala Pasukan Sistem Tak Berawak Ukraina.
Satu unit di kilang Afipsky terbakar akibat puing-puing yang jatuh dari sebuah drone, otoritas Krasnodar mengonfirmasi, menambahkan bahwa api seluas sekitar 20 meter persegi sedang dipadamkan.
Rusia tidak mengonfirmasi adanya kerusakan pada kilang Kuibyshev, yang dimiliki oleh raksasa milik negara Rosneft PJSC. Namun, Kementerian Pertahanan melaporkan pada Kamis pagi bahwa mereka menembak jatuh lebih dari selusin drone semalam di wilayah Samara dan Rostov.
Rosneft dan kilang Afipsky tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Bloomberg. Ukraina telah mengintensifkan serangan terhadap industri energi Rusia selama sebulan terakhir, menargetkan beberapa kilang dan infrastruktur ekspor. Serangan tersebut memperburuk krisis di pasar bahan bakar domestik, yang menyebabkan lonjakan harga di tengah tingginya permintaan musiman. Serangan terhadap jaringan pipa Rusia juga berkontribusi pada perlambatan ekspor minyak.
Kilang Afipsky memiliki kapasitas pemrosesan hingga 9,1 juta ton minyak mentah per tahun, atau sekitar 180.000 barel per hari, menjadikannya salah satu fasilitas terkecil di Rusia. Kilang Kuibyshev, yang memiliki kapasitas pemrosesan sekitar 140.000 barel per hari, memulai pemeliharaan terencana bulan lalu.
Serangan terhadap kilang Rusia awal bulan ini untuk sementara waktu menutup sekitar 13% dari kapasitas aktif negara itu.
Serangan Rusia terhadap Ukraina sering kali menargetkan infrastruktur sipil. Semalam, Rusia melancarkan gelombang serangan pesawat tak berawak dan rudal di Kyiv, menewaskan sedikitnya 10 orang. (Arl)
Sumber: Bloomberg