• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

25 August 2025 17:59  |

Syarat Israel: Pelucutan Hizbullah, Pasukan Kami Pulang

Israel mengatakan bersedia untuk mulai menarik pasukannya dari Lebanon jika pemerintah di sana menindaklanjuti rencana untuk melucuti senjata Hizbullah yang didukung Iran pada akhir tahun.

Tawaran ini menandai pembukaan publik yang jarang terjadi oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang menyebut keputusan Lebanon untuk menugaskan tentaranya untuk mendemiliterisasi milisi Lebanon sebagai "momen penting."

Israel menyetujui kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi AS dengan Hizbullah tahun lalu, termasuk penarikan pasukan dari wilayah Lebanon dengan syarat kelompok milisi tersebut dilucuti. Meskipun sebagian besar mundur, Israel mengatakan tentara akan tetap berada di lima pos terdepan di seberang perbatasan untuk memantau setiap upaya Hizbullah — yang ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh AS dan banyak negara lain — untuk membangun kembali kemampuannya di sepanjang perbatasan.

"Jika Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melaksanakan pelucutan senjata Hizbullah, Israel akan terlibat dalam langkah-langkah timbal balik, termasuk pengurangan bertahap kehadiran IDF," kata sebuah pernyataan dari kantor Netanyahu.

Negara-negara tetangga sekarang dapat "bergerak maju dalam semangat kerja sama" dan Israel siap memberikan dukungan, tambahnya tanpa merinci apa saja yang mungkin diperlukan.

Tawaran Israel untuk menarik pasukan yang tersisa dari Lebanon selatan datang ketika negara itu mengintensifkan operasinya di Gaza. Pada hari Senin (25/8), sebuah serangan terhadap sebuah rumah sakit di selatan wilayah Palestina menewaskan 19 orang, termasuk empat wartawan, sebuah laporan oleh Associated Press mengatakan, mengutip kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.

Baik militer Israel maupun kantor Perdana Menteri tidak segera menanggapi pertanyaan tentang serangan itu, tambahnya.

Pemerintah di Beirut, yang dibentuk oleh Perdana Menteri Nawaf Salam setelah gencatan senjata, berusaha mengatasi krisis keuangan kronis melalui reformasi. Demiliterisasi Hizbullah merupakan langkah yang didorong oleh AS. Meskipun digempur oleh pasukan Israel, Hizbullah telah bersumpah untuk melawan.

Pada hari Minggu, Israel menjamu utusan AS Thomas Barrack dan Morgan Ortagus, yang telah bolak-balik ke Lebanon dalam upaya untuk memperkuat pemerintahan baru dan gencatan senjata. (Arl)

Sumber: Bloomberg

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai