• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

28 July 2025 21:07  |

Trump Desak Putin, Ultimatum Baru Gencatan Senjata 10 Hari

Presiden AS Donald Trump kembali menekan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan mempersingkat tenggat waktu gencatan senjata di Ukraina menjadi hanya 10–12 hari. Dalam pernyataannya di Skotlandia saat bertemu PM Inggris Keir Starmer, Trump mengatakan akan mengumumkan secara resmi tenggat baru tersebut segera. “Tak perlu menunggu jika kita sudah tahu jawabannya,” ujar Trump, mengungkapkan kekesalannya terhadap Putin yang terus mengabaikan seruan damai.

Sebelumnya, Trump memberi Rusia tenggat 50 hari hingga 2 September, namun ultimatum tersebut tidak berhasil menghentikan serangan Rusia ke Ukraina. Justru, serangan rudal dan drone terhadap kota-kota Ukraina terus meningkat. Kini, Trump mengancam akan memberlakukan sanksi sekunder yang akan berdampak tidak hanya pada Rusia, tapi juga negara lain yang masih membeli ekspor Rusia, seperti India dan Tiongkok.

Sanksi sekunder tersebut dapat mencakup tarif 100% atau bahkan lebih terhadap negara-negara yang membeli minyak Rusia, sebagai bentuk tekanan tidak langsung terhadap Moskow. Meski sedang mencoba menjalin kesepakatan dagang dengan India dan memperpanjang gencatan dagang dengan Tiongkok, Trump tetap bersikeras bahwa pembelian minyak Rusia hanya memperkuat ekonomi Moskow dan melemahkan tekanan sanksi internasional.

Trump sebelumnya menyalahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy sebagai penghambat perdamaian, namun kini mulai menunjukkan frustrasi terhadap Putin. Meski Trump mengklaim memiliki hubungan baik dengan pemimpin Rusia tersebut, diplomasi yang dijalankan selama ini belum menunjukkan hasil, sementara Moskow masih bersikukuh dengan tuntutan teritorial.

Sementara itu, NATO dan sekutunya, termasuk Jerman, sedang mengupayakan tambahan sistem pertahanan udara Patriot untuk Ukraina. Di tengah gempuran serangan udara Rusia, perlindungan ini menjadi krusial bagi Kyiv. Namun hingga kini, belum ada kemajuan nyata dalam negosiasi damai sejak invasi Rusia dimulai pada Februari 2022.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
GLOBAL

Trump Sindir Powell, Sebut Masa Jabatannya “Tak Akan Lama ...

Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan kritik tajam kepada Ketua Federal Reserve Jerome Powell, dengan menyebut bahwa m...

23 July 2025 07:38
BIAS23.com NM23 Ai