Insiden Hormuz Memanas: Trump Janji Pembalasan
Presiden AS Donald Trump pada Selasa (9/6) mengatakan Washington akan merespons Iran setelah ia mengklaim Teheran menembak jatuh helikopter militer AS jenis Apache yang sedang berpatroli di atas Selat Hormuz.
Dalam unggahan media sosial, Trump menyebut insiden terjadi “tadi malam” dan menegaskan dua pilot di dalam helikopter tersebut selamat dan tidak terluka. Namun ia menambahkan AS “harus, karena kebutuhan, merespons” serangan tersebut.
Pernyataan ini menandai eskalasi baru dalam ketegangan AS–Iran, mengingat Selat Hormuz adalah jalur strategis yang sensitif bagi keamanan energi global. Konflik di sekitar selat berpotensi memperbesar premi risiko pasokan, karena pergerakan kapal dan operasi militer di kawasan ini biasanya langsung memengaruhi persepsi risiko pasar.
Bagi pasar, narasi “akan ada respons” dari AS cenderung menjaga volatilitas tetap tinggi, terutama pada minyak, dolar, dan aset lindung nilai. Minyak biasanya paling cepat bereaksi jika ada risiko gangguan pelayaran/energi di Hormuz, sementara dolar dan emas sering ikut bergerak mengikuti perubahan selera risiko dan ekspektasi inflasi energi.(arl)
Sumber: Newsmaker.id