• Wed, Apr 29, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

29 April 2026 19:03  |

Trump Terus Tekan Iran, Minyak Melonjak di Tengah Blokade Hormuz

Presiden AS Donald Trump mengancam Iran lewat unggahannya di Truth Social pada Rabu dini hari. Dirinya menyatakan Teheran “lebih baik segera bertindak cerdas” terkait kesepakatan nonnuklir. Unggahan itu disertai gambar buatan AI yang menampilkan Trump memegang senjata, dengan teks “NO MORE MR. NICE GUY!”.

Pernyataan tersebut muncul ketika Selat Hormuz disebut masih terblokade dan kelanjutan perundingan dengan Iran berada dalam ketidakpastian. Upaya melanjutkan negosiasi dalam beberapa hari terakhir dilaporkan tersendat, termasuk rencana perjalanan negosiator AS ke Islamabad, Pakistan yang dibatalkan Trump.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan AS “memegang semua kartu”, dan menegaskan jika Iran ingin berbicara “mereka bisa datang kepada kami, atau mereka bisa menelepon kami.” Artikel tersebut juga menyebut pembicaraan sebelumnya yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance berakhir tanpa kesepakatan.

Dari sisi Teheran, Iran mengusulkan pembukaan kembali Selat Hormuz jika AS mencabut blokade atas pelabuhan-pelabuhan Iran dan perang berakhir, sebagaimana dikonfirmasi juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt pada Senin. Proposal itu disebut akan menunda negosiasi mengenai ambisi nuklir Iran ke tahap berikutnya, sementara Reuters melaporkan pada Selasa bahwa Trump tidak puas dengan usulan tersebut dan Gedung Putih diperkirakan menyiapkan tawaran balasan.

Pasar energi merespons dengan kenaikan harga minyak: kontrak WTI naik 2,82% ke $102,75 setelah unggahan Trump, sementara Brent naik 3% dan ditutup di $114,62. Harga sudah berada di level tinggi setelah Uni Emirat Arab mengumumkan pada Selasa akan keluar dari OPEC per 1 Mei, menambah ketidakpastian pasokan; pelaku pasar kini memantau arah balasan AS atas proposal Iran, status blokade Hormuz, dan sinyal gangguan pasokan lanjutan yang dapat memperpanjang premi risiko di minyak. (gn)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai