Israel–Lebanon Tambah 3 Minggu Jeda, Pasar Menanti Dampak Regional
Trump mengatakan Israel dan Lebanon sepakat memperpanjang gencatan senjata tiga minggu, memberi ruang bagi perundingan kesepakatan jangka panjang dan sekaligus mengurangi salah satu hambatan utama dalam upaya mengakhiri perang AS dengan Iran. Trump mengumumkan langkah itu lewat unggahan media sosial setelah bertemu utusan Israel dan Lebanon di Oval Office, serta menyebut akan segera menjamu PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun.
Trump juga menyatakan AS akan bekerja membantu Lebanon “melindungi diri” dari Hezbollah, tanpa merinci bentuk dukungan. Gencatan senjata Lebanon sebelumnya dijadwalkan berakhir 26 April, dan meski Hezbollah tidak menjadi pihak resmi dalam kesepakatan awal, kelompok itu disebut sebagian besar mematuhi ketentuannya.
Perpanjangan ini dipandang penting karena Teheran menekankan bahwa kesepakatan apa pun dengan AS harus mencakup penghentian serangan Israel di Lebanon. Netanyahu sebelumnya menyatakan konflik di Lebanon terpisah dari gencatan senjata AS–Iran dan operasi melawan Hezbollah akan terus berlanjut—membuat cakupan gencatan senjata menjadi titik krusial dalam diplomasi kawasan.(Arl)
Sumber: Newsmaker.id