• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

12 February 2026 08:48  |

DPR AS Memutuskan untuk Menolak Tarif Trump Terhadap Kanada

DPR pada hari Rabu mengesahkan resolusi yang menolak tarif Presiden Donald Trump terhadap Kanada, sebuah pukulan bagi Ketua DPR Mike Johnson, R-La., dan teguran langka dari Partai Republik terhadap kebijakan ekonomi andalan presiden tersebut.

Resolusi tersebut disetujui DPR dengan suara 219-211, dengan beberapa anggota Partai Republik membelot untuk mendukungnya. Satu anggota Partai Demokrat, Rep. Jared Golden dari Maine, memberikan suara menentang resolusi tersebut.

Resolusi tarif, yang diajukan oleh Rep. Gregory Meeks, D-N.Y., dipertimbangkan sehari setelah pemungutan suara prosedural atas aturan yang akan melarang tantangan DPR terhadap tarif Trump gagal dengan dukungan tiga anggota Partai Republik.

Trump memperingatkan anggota Partai Republik selama pemungutan suara bahwa akan ada konsekuensi jika mereka membatalkan keputusannya tentang tarif.

“Setiap anggota Partai Republik, di DPR atau Senat, yang memberikan suara menentang TARIF akan sangat menderita konsekuensinya pada saat Pemilu, dan itu termasuk Pemilu Pendahuluan!” Trump memposting di akun media sosial TRUTH miliknya selama pemungutan suara. “Tarif telah memberi kita Keamanan Ekonomi dan Nasional, dan tidak ada anggota Partai Republik yang seharusnya bertanggung jawab atas penghancuran hak istimewa ini.”

Risiko itu sepadan bagi beberapa anggota Partai Republik, terutama mereka yang berada di distrik-distrik yang rawan perubahan suara di mana tarif sangat tidak populer.

Anggota DPR Don Bacon, R-Nebraska, yang akan pensiun di akhir masa jabatannya dan memilih resolusi anti-tarif, mengatakan kepada wartawan sebelumnya bahwa Gedung Putih mencoba dan gagal untuk mengubah suaranya.

“Saya memilih berdasarkan prinsip,” kata Bacon tentang pemungutan suara prosedural pada hari Selasa yang memungkinkan langkah tersebut untuk dilanjutkan. “Mereka mencoba memberikan insentif untuk Nebraska, tetapi saya bertanya bagaimana dengan 49 negara bagian lainnya?”

Sisi Demokrat di ruang sidang DPR bersorak gembira ketika resolusi tersebut disahkan.(mrv)

Sumber: CNBC.com

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai