• Mon, Jan 26, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

26 January 2026 10:32  |

Gejolak Global Nyalain Safe-Haven, Emas–Perak Ngegas

Harga emas dan perak melesat karena pasar lagi masuk mode “cari aman”. Kombinasi risiko geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi bikin investor ramai-ramai pindah ke aset safe-haven seperti logam mulia.

Pemicu yang paling bikin pasar tegang datang dari isu dagang. Trump mengancam akan menerapkan tarif 100% ke Kanada jika Kanada sampai membuat kesepakatan dagang dengan China. Walau Kanada sudah menyangkal akan membuat FTA, headline itu keburu mengangkat kekhawatiran perang dagang melebar.

Di sisi geopolitik, tensi AS–Iran juga naik lagi. Ketika ancaman dan pergerakan aset militer muncul, pasar biasanya langsung memasukkan “premi risiko” dan respons pertama investor sering sama: cari perlindungan di emas dan perak.

Dari sisi global ekonomi, dolar yang melemah ikut mempercepat reli. Saat USD turun, emas dan perak jadi lebih murah bagi pembeli di luar AS, sehingga permintaan internasional naik dan harga makin terdorong.

Faktor kebijakan moneter juga ikut bikin pasar defensif. Rumor soal perubahan arah kebijakan The Fed dan spekulasi suku bunga ke depan membuat investor lebih nyaman memegang aset yang dianggap “netral” dan tidak bergantung pada imbal hasil, seperti emas.

Khusus perak, ada tenaga tambahan dari sisi fisik. Permintaan ritel di Asia menguat, banyak yang berburu batangan 1 kilogram, sementara pasokan fisik disebut sedang ketat. Itu sebabnya perak sering bergerak lebih liar daripada emas saat tren safe-haven sedang kuat.

Ke depan, arah harga akan sangat ditentukan oleh dua hal: apakah isu tarif dan geopolitik makin panas atau justru mereda. Jika eskalasi berlanjut, emas–perak cenderung tetap disokong; kalau tensi turun, harga bisa masuk fase konsolidasi atau profit-taking, tapi perak tetap berpotensi volatil selama pasar fisiknya masih ketat.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai