Menteri Taiwan Peringatkan, Bentrokan Tiongkok-Jepang Bisa Berlangsung Setahun
Perselisihan antara Tiongkok dan Jepang bisa berlangsung selama setahun, ujar Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung, seraya menambahkan bahwa Taipei berharap kedua belah pihak dapat menemukan cara untuk meredakan ketegangan.
Dalam wawancara Bloomberg News pada hari Selasa, Lin mengatakan ketegangan yang dipicu oleh komentar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bisa memakan waktu "mungkin satu tahun untuk stabil." Ia menambahkan bahwa meningkatkan ketegangan atau isu-isu terkait Taiwan tidak akan memberikan banyak manfaat bagi pihak mana pun.
"Bagi Beijing, meningkatkan konflik juga tidak menguntungkan," tambahnya.
Kementerian Luar Negeri di Beijing tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Takaichi membuat marah Beijing bulan lalu dengan mengatakan bahwa pasukan dari negaranya dapat terlibat jika Tiongkok menginvasi Taiwan. Beijing menganggap komentar tersebut telah melewati batas, dan menanggapinya dengan tindakan balasan ekonomi dan diplomatik — meskipun Takaichi telah menolak permintaan Beijing untuk mencabut pernyataan tersebut. Baca
Presiden Taiwan Lai Ching-te kemudian mendesak Beijing untuk bertindak sebagai kekuatan besar yang bertanggung jawab. Lin juga mendorong wisatawan Taiwan untuk mengunjungi Jepang dan membeli barang-barang dari negara tersebut — sebuah kontras dengan gelombang pembatalan kunjungan dari Tiongkok setelah ketegangan meningkat.
Lin menegaskan kembali dukungannya terhadap Jepang dalam wawancara pada hari Selasa, dengan mengatakan bahwa "kami menunjukkan dukungan kami melalui, menurut saya, pendekatan yang lunak" sembari juga berusaha "membantu meredakan situasi."(mrv)
Sumber: Bloomberg.com