• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

27 November 2025 13:06  |

Dari Tahan ke Pangkas, JP Morgan Kini Yakin Fed Gerak di Desember

JP Morgan mengubah pandangannya terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve dan kini memprediksi akan ada pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember. Sebelumnya, bank investasi raksasa ini memperkirakan The Fed baru akan bergerak pada Januari dan menahan suku bunga di akhir tahun. Perubahan proyeksi ini menandai pergeseran sikap yang cukup signifikan di kalangan pelaku besar Wall Street terhadap arah kebijakan moneter AS dalam waktu dekat.

Perubahan pandangan JP Morgan dipicu oleh serangkaian komentar dari pejabat kunci The Fed, termasuk Presiden Fed New York sekaligus Wakil Ketua FOMC, John Williams. Nada pernyataan mereka dinilai memberi sinyal bahwa bank sentral mulai membuka pintu untuk langkah pemangkasan yang lebih cepat. Di saat yang sama, Goldman Sachs dalam catatan terpisah menyebut bahwa laporan ketenagakerjaan (jobs report) bulan September kemungkinan sudah cukup kuat untuk “mengunci” pemangkasan 25 bps pada pertemuan FOMC 9–10 Desember, apalagi tidak ada lagi data besar yang akan dirilis sebelum tanggal tersebut.

Dalam catatan risetnya, Michael Feroli, Kepala Ekonom AS JP Morgan, menyebut bahwa pertemuan FOMC berikutnya masih tergolong “close call”, namun gelombang komentar terbaru dari pejabat The Fed (Fedspeak) kini lebih cenderung mengarahkan Komite untuk memangkas suku bunga dalam dua minggu ke depan. Artinya, risiko keputusan condong ke arah pemangkasan, bukan lagi sekadar menahan suku bunga. Meski begitu, ia menekankan bahwa setelah langkah tersebut, JP Morgan tetap memperkirakan akan ada satu pemangkasan terakhir lagi pada Januari.

Dari sisi pasar, pelaku keuangan juga bergerak sejalan dengan narasi ini. Berdasarkan alat CME FedWatch, trader kini memproyeksikan hampir 85% peluang pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin pada Desember, naik signifikan dibanding pekan-pekan sebelumnya. Ekspektasi ini memperkuat pandangan bahwa siklus pelonggaran moneter The Fed belum selesai, dan pasar mulai menyesuaikan posisi di obligasi, dolar AS, hingga komoditas seperti emas dan perak.

Menariknya, awal bulan ini JP Morgan sempat mencabut proyeksi pemangkasan suku bunga Desember setelah laporan ketenagakerjaan September yang tertunda akibat penutupan pemerintah AS membuat sinyal data menjadi kurang jelas. Kini, dengan komentar pejabat The Fed yang lebih dovish dan tidak adanya data besar tambahan sebelum FOMC, bank tersebut kembali ke skenario pemangkasan Desember. Bagi pelaku pasar, perubahan sikap JP Morgan ini menjadi konfirmasi tambahan bahwa tema besar menuju akhir tahun adalah “The Fed semakin dekat ke pemangkasan”, dan itu bisa terus membentuk arah pergerakan dolar, pasar saham, dan aset safe haven dalam waktu dekat.

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai