• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

26 November 2025 07:19  |

Xi–Trump Bahas Taiwan Lagi

Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump kembali membahas isu Taiwan dalam panggilan telepon berdurasi sekitar satu jam. Xi memanfaatkan ketegangan diplomatik dengan Jepang untuk menegaskan klaim China atas Taiwan sebagai bagian dari tatanan internasional pasca Perang Dunia II. Ia juga mengingatkan bahwa dulu China dan AS pernah berada di pihak yang sama melawan fasisme dan militerisme.

Dalam pernyataannya, Trump tidak menyinggung Taiwan maupun Jepang. Ia hanya menekankan kemajuan pembicaraan dagang dan menyebut hubungan AS–China “sangat kuat”. Namun, beberapa jam kemudian, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan Trump telah menghubunginya untuk memberi penjelasan soal isi pembicaraan dengan Xi dan menegaskan kembali pentingnya aliansi AS–Jepang.

Meski begitu, masih ada tanda tanya seberapa jauh Trump bersedia mendekat ke China. Trump telah menerima undangan untuk berkunjung ke Beijing pada April mendatang dan memberi sinyal bisa melonggarkan beberapa pembatasan keamanan nasional, termasuk terkait penjualan chip AI canggih Nvidia. Di sisi lain, ia pernah meragukan komitmennya terhadap keamanan Taiwan, sementara Xi sudah beberapa kali memakai kekuatan ekonomi China — seperti domiasi rare earth — untuk menekan AS dalam perang dagang.

Ketegangan China–Jepang sendiri memanas sejak 7 November, ketika Takaichi mengisyaratkan bahwa pasukan Jepang bisa terseret jika terjadi krisis di Taiwan. China merespons dengan tekanan ekonomi, kecaman keras, hingga membawa isu ini ke PBB. Risiko bagi Taiwan adalah jika Xi mencoba memanfaatkan situasi ini untuk mengadu domba AS dengan sekutu-sekutunya di Asia, termasuk Jepang, sambil menekan penjualan senjata AS ke Taiwan dan upaya transit Presiden Taiwan Lai Ching-te di wilayah AS.

Sejauh ini, beberapa pejabat AS seperti Menlu Marco Rubio menegaskan bahwa Washington tidak berniat mengorbankan Taiwan demi kesepakatan dagang dengan Beijing. Namun, dukungan terbuka terhadap Jepang lebih banyak datang dari pejabat level bawah, seperti duta besar AS di Tokyo. Panggilan Trump–Xi kali ini dipandang sebagai upaya Beijing menguji sikap resmi AS soal Taiwan dan Jepang, sekaligus menegaskan bahwa isu Taiwan akan menjadi salah satu topik utama menjelang kunjungan Trump ke Beijing tahun depan.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai