PMI Inggris Capai Level Tertinggi Sejak Februari
Aktivitas bisnis Inggris kembali tumbuh pada Juli setelah mengalami kontraksi selama tiga bulan terakhir. Indeks S&P Global UK Composite PMI yang dirilis pada Jumat (24/7) naik menjadi 52,1 dari 49,3 pada Juni, sekaligus menjadi level tertinggi sejak Februari.
Angka tersebut melampaui seluruh perkiraan dalam survei Reuters yang sebelumnya memproyeksikan kenaikan tipis ke 49,7. Posisi indeks di atas level 50 menunjukkan aktivitas bisnis berada dalam fase ekspansi.
Sektor jasa mencatat perbaikan dengan PMI naik menjadi 51,8 dari 48,8, level terkuat sejak April. Sementara itu, PMI manufaktur meningkat menjadi 52,8 dari 52,5 pada bulan sebelumnya.
Penguatan aktivitas didukung penurunan harga bahan bakar dan bahan baku saat konflik di kawasan Teluk sempat mereda. Kondisi tersebut membuat tekanan biaya input gabungan di sektor jasa dan manufaktur mencapai level terendah sejak Februari.
Optimisme pelaku usaha terhadap prospek satu tahun ke depan juga meningkat ke level tertinggi sejak Februari. Sejumlah perusahaan mendapat dorongan dari belanja investasi kecerdasan buatan, meskipun kekhawatiran terhadap ekonomi domestik dan ketidakpastian usaha masih membayangi.
Namun, kembali meningkatnya ketegangan geopolitik berisiko mendorong harga energi dan tekanan biaya naik lagi. Bank of England diperkirakan mempertahankan suku bunga di level 3,75% pada pekan depan sambil menilai dampak konflik terhadap inflasi dan perekonomian Inggris.(arl)
Sumber: Newsmaker.id