Inflasi PCE AS Naik Sesuai Ekspektasi
Inflasi tahunan Amerika Serikat kembali meningkat pada bulan Mei. Berdasarkan laporan Biro Analisis Ekonomi Amerika Serikat atau Bureau of Economic Analysis, indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi atau Personal Consumption Expenditures naik menjadi 4,1% secara tahunan, dari sebelumnya 3,8% pada bulan April.
Kenaikan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar. Pada periode yang sama, indeks harga PCE inti, yang tidak memasukkan komponen harga makanan dan energi karena cenderung bergejolak, naik 3,4%. Angka ini juga sejalan dengan prakiraan para pelaku pasar.
Data PCE menjadi perhatian utama investor karena indikator ini merupakan ukuran inflasi pilihan Federal Reserve. Dengan kata lain, The Fed menggunakan data tersebut sebagai salah satu acuan penting dalam menilai tekanan harga dan menentukan arah kebijakan suku bunga ke depan.
Bagi pasar keuangan, hasil data PCE dapat memengaruhi pergerakan dolar AS, obligasi, saham, hingga harga komoditas seperti emas. Jika inflasi tetap tinggi, ekspektasi terhadap kebijakan moneter ketat The Fed berpotensi menguat. Sebaliknya, jika tekanan inflasi mulai mereda, pasar bisa kembali berharap ruang pelonggaran kebijakan terbuka lebih besar.(gn)*
Sumber: Newsmaker.id