ISM Jasa AS Melejit, Ekonomi Masih Ngebut?
Aktivitas sektor jasa AS menguat pada Desember dan mencetak laju ekspansi tercepat dalam lebih dari setahun, ditopang permintaan yang solid serta perekrutan yang membaik. Indeks ISM Services naik 1,8 poin ke 54,4—tertinggi sejak Oktober 2024—dan berada jauh di atas ambang 50 yang menandakan ekspansi di sektor terbesar perekonomian AS. Angka ini juga melampaui seluruh perkiraan dalam survei ekonom
Penguatan terutama datang dari sisi permintaan. Komponen pesanan baru naik paling besar sejak September 2024, sementara ukuran aktivitas bisnis ikut menguat ke level tertinggi dalam setahun. Permintaan luar negeri juga membaik, terlihat dari pesanan ekspor yang tumbuh paling cepat dalam lebih dari setahun—membuat pasar menilai “mesin jasa” AS masih bekerja kencang.
Kenaikan permintaan itu ikut mendorong perbaikan pasar kerja di sektor jasa. Indikator ketenagakerjaan mencatat pertumbuhan paling sehat sejak Februari, menjelang rilis laporan tenaga kerja pemerintah pada Jumat yang diperkirakan menunjukkan pertumbuhan payroll moderat dan tingkat pengangguran yang lebih rendah dibanding bulan sebelumnya.
Menariknya, kondisi jasa yang kuat ini kontras dengan sektor manufaktur yang masih tertekan. Data ISM terpisah sebelumnya menunjukkan aktivitas pabrik AS menyusut paling dalam sejak 2024, menegaskan bahwa pemulihan ekonomi AS saat ini lebih banyak ditopang jasa ketimbang industri.
Dari sisi inflasi, kabar yang lebih “adem” datang dari indeks harga yang dibayar (prices paid) sektor jasa, yang tumbuh paling lambat dalam sembilan bulan. Persediaan juga meningkat paling cepat sejak Oktober 2024, tetapi sentimen persediaan turun tiga bulan beruntun—mengindikasikan semakin sedikit pelaku usaha yang merasa stok mereka “terlalu berlebih.” (Arl)
Sumber : Newsmaker.id