Momentum Bullish Perak Masih Kuat, Siap Sentuh Level Psikologis $40 ?
Harga perak sedikit melemah pada perdagangan hari ini (25/8) tapi sentimen pasar masih mendapat dorongan positif dari sinyal dovish yang muncul pasca pidato Ketua The Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole.
Nada kebijakan yang lebih longgar mendorong pelemahan imbal hasil obligasi AS, sehingga investor beralih ke aset lindung nilai seperti logam mulia. Di sisi lain, fundamental pasar perak juga semakin kokoh dengan adanya defisit pasokan global yang telah berlangsung sejak 2020. Sementara pasokan menurun hampir 1% per tahun, permintaan industri untuk perak – terutama pada sektor panel surya, kendaraan listrik, dan elektronik – terus meningkat, memperkuat prospek bullish dalam jangka panjang.
Secara teknikal, tren perak masih solid berada di jalur penguatan. Setelah menembus level breakout di sekitar US$37,87 per troy ounce, harga berpotensi melanjutkan reli menuju US$39,53 bahkan menyentuh area psikologis US$40 jika momentum beli berlanjut.
Indikator teknikal seperti RSI dan MACD masih mengindikasikan tren bullish, dengan mayoritas moving average berada dalam posisi “Strong Buy”. Dengan kombinasi dorongan fundamental dan sinyal teknikal yang mendukung, perak diproyeksikan tetap menjadi salah satu aset yang diminati investor dalam menghadapi ketidakpastian global.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id