• Thu, Jan 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

22 December 2025 18:25  |

Emas Cetak Rekor Baru dan Tembus $4.400, Ini Faktor Pendorongnya

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan hari ini setelah menembus level $4.400 per ounce. Lonjakan ini memperpanjang reli kuat emas yang telah berlangsung sepanjang tahun, sekaligus menegaskan posisi emas sebagai aset lindung nilai utama di tengah ketidakpastian global.

Dari sisi fundamental, dorongan terbesar datang dari ekspektasi kebijakan moneter yang semakin longgar. Pasar menilai Federal Reserve masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga lebih lanjut, dengan ekspektasi pemotongan suku bunga yang berlanjut hingga 2026. Lingkungan suku bunga yang lebih rendah biasanya sangat menguntungkan emas, karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga, sehingga menjadi lebih menarik dibandingkan aset berbunga.

Selain faktor suku bunga, ketegangan geopolitik juga berperan besar dalam mendorong harga emas. Meningkatnya konflik dan ketidakpastian di berbagai kawasan—mulai dari tekanan Amerika Serikat terhadap Venezuela, konflik Rusia–Ukraina, hingga ketegangan di Timur Tengah—membuat investor global meningkatkan alokasi ke aset safe haven. Dalam kondisi seperti ini, emas menjadi pilihan utama untuk menjaga nilai kekayaan.

Permintaan institusional juga memperkuat kenaikan harga. Sepanjang tahun ini, bank-bank sentral dunia terus menambah cadangan emas mereka, sementara arus dana ke exchange-traded fund (ETF) berbasis emas tetap stabil. Pembelian jangka panjang oleh institusi ini menciptakan permintaan dasar yang kuat dan memperketat pasokan fisik emas di pasar global.

Dari sisi teknikal, penembusan level psikologis $4.400 menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar. Level ini sebelumnya berfungsi sebagai resistensi kuat setelah emas mencetak rekor di sekitar $4.381 pada Oktober. Keberhasilan menembus dan bertahan di atas zona tersebut memicu aksi beli lanjutan, termasuk dari trader momentum dan pemburu breakout.

Secara teknikal, tren emas saat ini masih berada dalam fase bullish kuat. Selama harga mampu bertahan di atas area $4.400, peluang penguatan lanjutan tetap terbuka. Target kenaikan berikutnya diperkirakan mengarah ke area $4.420–$4.440, sementara potensi koreksi jangka pendek dinilai wajar jika harga kembali menguji area bekas resistensi yang kini berfungsi sebagai support.

Dengan kombinasi ekspektasi pemangkasan suku bunga, ketegangan geopolitik, serta permintaan institusional yang konsisten, emas dinilai memiliki fondasi yang solid untuk bertahan di level tinggi. Selama faktor-faktor tersebut belum mereda, emas berpotensi tetap menjadi salah satu aset dengan kinerja paling kuat di pasar global.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

Semua Langkah Kebijakan Trump Berikan Dorongan Untuk Logam K...

Donald Trump yang resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2025 lalu telah merealisasikan bebe...

7 February 2025 09:28
ANALYSIS & OPINION

Amerika Berencana Jual Cadangan Emasnya, Apa Bisa Picu Korek...

Berita mengejutkan datang dari Amerika disaat mentri perdagangan mereka Scott Bessent diberitakan mencoba untuk merevaluasi k...

21 February 2025 10:12
BIAS23.com NM23 Ai