Nikkei Melonjak Saham Jepang Terbang
Bursa Jepang ditutup menguat tajam pada perdagangan Rabu(5/8). Nikkei 225 melonjak sekitar 3,6%, ditopang kenaikan sektor real estat, perbankan, tekstil, serta kembali meningkatnya minat terhadap saham teknologi dan kecerdasan buatan. Reli tersebut sejalan dengan penguatan pasar Asia setelah Wall Street mencetak rekor baru dan harga minyak melanjutkan penurunan.
Ibiden menjadi saham dengan kinerja terbaik setelah melonjak 24,49% ke 20.330 yen. Yamaha Motor menyusul dengan kenaikan 19,46% ke 1.805 yen sekaligus mencapai rekor tertinggi, sedangkan SoftBank Group melesat 13,96% ke 5.958 yen.
Namun, tidak semua saham menguat. Yokogawa Electric turun 10,04%, IHI melemah 6,53%, dan Daikin Industries terkoreksi 6,31%. Meski demikian, sentimen pasar tetap positif karena jumlah saham yang naik mencapai 2.329, jauh lebih banyak dibandingkan 1.145 saham yang turun.
Penurunan harga minyak turut mendukung pasar Jepang yang sangat bergantung pada impor energi. Brent bergerak di sekitar US$79 per barel, sedangkan WTI turun mendekati US$75 setelah optimisme pembukaan kembali Selat Hormuz mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan dan inflasi.
Di pasar mata uang, USD/JPY bergerak relatif stabil di sekitar 157,62. Yen masih mempertahankan sebagian penguatannya setelah intervensi bersama Jepang dan Amerika Serikat, tetapi belum cukup kuat untuk memberikan tekanan besar kepada saham eksportir Jepang.
Analisis Newsmaker: Momentum Nikkei masih positif karena didukung reli saham AI, laporan kinerja perusahaan, dan penurunan biaya energi. Namun, kenaikan 3,6% dalam satu sesi membuka risiko aksi ambil untung. Volatilitas juga masih tinggi, sehingga arah berikutnya akan dipengaruhi pergerakan yen, perkembangan Selat Hormuz, dan kinerja saham teknologi global. Yen yang stabil di kisaran 157–158 dapat mendukung eksportir, sedangkan penguatan tajam yen berpotensi menahan reli Nikkei.(gn)
Sumber: Newsmaker.id