Market Analis: Minyak Rebound, Hormuz Masih Menjadi Fokus
Harga minyak kembali menguat dalam perdagangan yang tipis setelah sebelumnya mengalami tekanan jual tajam. Brent bergerak di sekitar US$72 per barel, sementara West Texas Intermediate atau WTI berada dekat US$69 per barel. Dari sisi market analis, rebound ini terjadi karena pasar menilai harga minyak sudah terlalu rendah secara teknikal, setelah relative strength index 14 hari turun di bawah 30, yang biasanya menunjukkan kondisi oversold.
Meski demikian, tekanan fundamental masih membayangi pasar minyak. Arus pengiriman melalui Selat Hormuz mulai normal, sementara ekspor minyak Arab Saudi telah pulih hingga 90% dari level sebelum perang. (asd)
Harga Oil pada Saat Analisis Ini Dirilis: $72.18
- Beli jika harga bergerak ke $72.55
- Jual jika harga bergerak ke $72.29
Resistensi 2: $72.91
Resistensi1: $72.65
Support 1: $72.13
Support 2: $71.87
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id