
Trending

Nikkei
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Jepang menguat tajam pada perdagangan Rabu (21/10/2026), setelah indeks Nikkei 225 melonjak sekitar 2% hingga menembus level 65.000. Penguatan ini menandai pemulihan dari posisi terendah dalam satu bulan, didorong meningkatnya minat investor terhadap saham teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Sentimen positif muncul setelah produsen server Super Micro Computer melaporkan kinerja keuangan yang kuat, sementara pertumbuhan bisnis AI dan internet satelit SpaceX turut meningkatkan optimisme terhadap prospek industri teknologi global.
Kenaikan dipimpin sejumlah saham teknologi Jepang, seperti Kioxia Holdings yang melonjak 5,1%, Advantest menguat 4,8%, dan SoftBank Group naik 3,5%. Saham Lasertec dan Taiyo Yuden juga meningkat masing-masing 3,2% dan 2,7%. Penguatan turut terjadi pada sektor perbankan, dengan Mitsubishi UFJ naik 1,6% dan Sumitomo Mitsui bertambah 1,4%. Namun, data ekspor Jepang menunjukkan pertumbuhan sebesar 16,7% pada September, lebih rendah dari perkiraan 20,1%, sekaligus menjadi laju pertumbuhan paling lambat sejak April.
Meski pertumbuhan ekspor melambat, perdagangan luar negeri Jepang masih mencatat kenaikan selama 13 bulan berturut-turut, terutama didukung permintaan semikonduktor dan produk terkait AI. Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor teknologi tetap menjadi penggerak penting perekonomian Jepang. Ke depan, keberlanjutan penguatan Nikkei akan bergantung pada prospek investasi AI, kinerja perusahaan teknologi, dan perkembangan ekonomi global. Jika optimisme terhadap AI terus meningkat, Nikkei berpeluang mempertahankan penguatannya. Namun, perlambatan ekspor dan kekhawatiran terhadap tingginya biaya investasi teknologi masih menjadi risiko yang perlu diwaspadai.