
Trending

hong-kong
Sumber: Newsmaker.id
Indeks Hang Seng menguat 0,5% atau 124 poin ke level 24.187 pada penutupan perdagangan Jumat (16/10), memulihkan sebagian kerugian pada sesi sebelumnya. Penguatan terjadi seiring rebound pasar saham Asia setelah aksi jual pada saham teknologi dan semikonduktor mereda. Investor mulai kembali membeli saham yang sebelumnya mengalami tekanan, didukung oleh penurunan yield obligasi dan membaiknya sentimen di Wall Street.
Pemulihan saham chip di kawasan Asia turut meningkatkan minat terhadap aset berisiko. Namun, kekhawatiran mengenai keberlanjutan belanja kecerdasan buatan (AI) masih menjadi hambatan bagi sebagian saham teknologi. Investor juga masih mencermati perkembangan pasar global setelah volatilitas meningkat dalam beberapa sesi terakhir.
Pergerakan saham unggulan turut menopang indeks. Lenovo menguat 6,2%, Kingboard Laminates naik 2,5%, Z.AI Co. bertambah 1,2%, AIA naik 1%, dan Genscript Biotech melonjak 5,1%.
Pasar juga menunggu pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga AS. Penurunan yield Treasury menjadi salah satu faktor yang membantu meredakan tekanan terhadap saham, meskipun ketidakpastian terkait kebijakan moneter The Fed masih menjadi perhatian investor.
Analisis Newsmaker: Rebound Hang Seng menunjukkan investor mulai melakukan buy the dip setelah tekanan jual sebelumnya, terutama ketika yield AS turun dan saham teknologi global mulai pulih. Namun, penguatan ini masih perlu diwaspadai karena sentimen terhadap sektor AI belum sepenuhnya stabil. Arah yield AS, kebijakan The Fed, dan perkembangan saham teknologi global akan menjadi faktor penting yang menentukan keberlanjutan rebound Hang Seng.
Sumber: Newsmaker.id