
Trending

eurusd
Sumber: Newsmaker.id
EUR/USD bergerak melemah di bawah 1,1150, mendekati level terendah sejak Mei 2025 pada perdagangan Kamis sesi Eropa (29/10). Tekanan terhadap euro masih kuat seiring dolar AS kembali menguat setelah koreksi pasca-FOMC, sementara investor menunggu data ekonomi penting dari AS.
Perhatian utama tertuju pada GDP kuartal III AS dan PCE, yang akan menjadi petunjuk mengenai arah kebijakan The Fed. Data yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi memperkuat dolar dan menambah tekanan terhadap EUR/USD.
Di sisi lain, ECB diperkirakan mempertahankan suku bunga. Namun, investor akan mencermati pernyataan Christine Lagarde untuk mencari sinyal mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember.
Tekanan terhadap euro juga datang dari kekhawatiran mengenai kondisi fiskal Prancis dan kebuntuan politik menjelang pemilu tahun depan. Sementara itu, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember masih berada di sekitar 80%, menjaga daya tarik dolar.
Dengan kondisi tersebut, EUR/USD masih menghadapi risiko pelemahan dalam jangka pendek. Arah berikutnya akan sangat bergantung pada kombinasi GDP, PCE, dan komunikasi ECB, yang dapat mengubah ekspektasi pasar terhadap perbedaan kebijakan moneter AS dan Eropa. (srh)