
Trending

Kripto
Sumber: Newsmaker.id
Bitcoin masih bertahan di kisaran US$79.000–US$80.000 pada perdagangan Kamis (27/8) setelah reli tajam sebelumnya sempat membawa harga melewati US$80.000. Momentum kenaikan mulai lebih terbatas karena investor mencerna inflasi AS, perkembangan regulasi kripto, serta perubahan situasi geopolitik di Timur Tengah. Reli beberapa hari terakhir masih ditopang tema debasement trade, ketika kekhawatiran terhadap utang AS dan kebijakan pengelolaan Treasury mendorong sebagian dana menuju aset alternatif seperti Bitcoin dan emas.
Pergerakan altcoin cukup beragam, dengan Ethereum sekitar US$2.490, XRP di kisaran US$1,40–US$1,44, Solana sekitar US$104–US$105, BNB sekitar US$706, Cardano sekitar US$0,216, dan Dogecoin sekitar US$0,0885. Solana menjadi salah satu yang paling menonjol setelah mencatat lonjakan kuat dalam dua sesi terakhir.
Dari sisi makro, data terbaru menunjukkan headline PCE Juli bertahan di 3,7% secara tahunan dan Core PCE tetap 3,3%, masih jauh di atas target inflasi Federal Reserve sebesar 2%. Pasar pun belum sepenuhnya menutup kemungkinan kenaikan suku bunga pada September, dengan ekspektasi terbaru berada sekitar 40%. Kondisi tersebut membatasi reli kripto karena suku bunga yang lebih tinggi dapat memperketat likuiditas dan mengurangi minat terhadap aset berisiko.
Sentimen risiko mendapat dukungan dari laporan keuangan Nvidia yang sangat kuat. Nvidia mencatat pendapatan kuartalan US$96,22 miliar, dengan pendapatan data center sekitar US$89 miliar, serta memproyeksikan pendapatan kuartal berikutnya US$108 miliar. Hasil ini menegaskan permintaan AI masih kuat. Di satu sisi, dana dapat kembali mengalir ke saham teknologi; namun di sisi lain, kuatnya risk appetite global juga dapat membantu menjaga permintaan terhadap kripto.
Dari Timur Tengah, ketegangan mulai menunjukkan tanda deeskalasi, meskipun belum sepenuhnya selesai. Iran dan Oman masih menyelesaikan rincian kesepakatan pengelolaan Selat Hormuz, sementara lalu lintas komoditas meningkat menjadi sekitar 10 kapal pada Rabu dari delapan sehari sebelumnya, tetapi masih di bawah rata-rata 10 hari sebanyak 15 kapal. Di AS, ketidakpastian regulasi juga tetap menjadi perhatian karena CLARITY Act belum maju ke pemungutan suara Senat, sementara SEC mulai menghidupkan kembali proses penyusunan aturan kustodi aset kripto.
Analisis Newsmaker: fundamental Bitcoin saat ini masih bullish-konsolidatif. Narasi debasement, pelemahan kepercayaan terhadap fiskal AS, dan membaiknya risk appetite tetap menjadi penopang, tetapi inflasi 3,7% dan risiko Fed tetap hawkish menjadi penghambat. Selama Bitcoin mampu bertahan di sekitar US$78.000–US$79.000, peluang kembali menguji US$80.000–US$82.000 masih terbuka. Di altcoin, SOL saat ini menunjukkan momentum relatif paling agresif, tetapi volatilitas juga jauh lebih tinggi. Katalis besar berikutnya adalah pidato Kevin Warsh di Jackson Hole dan perkembangan baru regulasi kripto AS.(arl)
Sumber: Newsmaker.id