
Trending

Kripto
Sumber: Newsmaker.id
Bitcoin bergerak melemah setelah reli kuat yang sebelumnya membawa harga menembus US$80.000. Pada perdagangan sesi AS Rabu (26/8), BTC berada di sekitar US$78.400, turun hampir 1%, dengan pergerakan harian berada di kisaran US$77.870–US$79.570. Koreksi menunjukkan investor mulai mengunci keuntungan setelah reli tajam pekan lalu.
Tekanan meningkat setelah PCE Price Index AS Juli naik 0,2% secara bulanan dan bertahan di 3,7% secara tahunan, sedikit lebih tinggi dari konsensus 3,6%. Core PCE naik 0,2% bulanan dan bertahan di 3,3% tahunan. Inflasi yang masih lengket membuat peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September kembali meningkat, dengan pricing pasar naik menjadi sekitar 44% dari 36% sebelum data.
Kondisi tersebut menjadi hambatan bagi narasi debasement trade yang sebelumnya menjadi motor reli Bitcoin, emas, dan aset alternatif setelah Treasury memperbesar buyback obligasi tenor panjang. Dolar juga kembali mendapatkan dukungan setelah data inflasi, sehingga keuntungan dari pelemahan greenback yang sebelumnya menopang kripto mulai berkurang. Fokus berikutnya bergeser ke pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole pada Jumat.
Tekanan tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Ethereum berada sekitar US$2.470, XRP di sekitar US$1,43, sementara Solana sekitar US$96. Tekanan pada XRP lebih besar, dengan penurunan lebih dari 3% dalam 24 jam. BNB yang sebelumnya sempat bertahan positif juga telah berbalik turun ke sekitar US$696, menunjukkan aksi profit taking mulai meluas ke altcoin berkapitalisasi besar.
Altcoin lainnya juga berada di bawah tekanan. Cardano bergerak sekitar US$0,212, Dogecoin sekitar US$0,0846, Chainlink sekitar US$11,20, dan Avalanche sekitar US$7,23. DOGE menjadi salah satu yang lebih lemah dengan koreksi hampir 5% dalam 24 jam, menunjukkan investor lebih cepat mengurangi eksposur pada aset kripto berbeta tinggi ketika risiko suku bunga kembali meningkat.
Analisis Newsmaker: bias Bitcoin saat ini berubah menjadi bullish-konsolidatif dengan risiko koreksi jangka pendek meningkat. PCE yang masih panas mengurangi ruang bagi reli berbasis ekspektasi kebijakan Fed yang lebih lunak. Namun, sisi positif datang dari turunnya harga minyak dan kemajuan pembicaraan Iran-Oman mengenai Hormuz. Perlu dicatat, kesepakatan Hormuz belum sepenuhnya final dan laporan mengenai gencatan senjata AS-Iran juga belum mendapat konfirmasi resmi. Selama BTC mampu mempertahankan area US$77.000–US$78.000, peluang kembali menguji US$80.000–US$81.000 masih terbuka. Jika US$77.000 jebol, koreksi dapat semakin dalam menjelang Jackson Hole dan laporan Nvidia. (arl)
Sumber : Newsmaker.id