Saham Jepang Terus Merosot di Tengah Ancaman Tarif AS
Saham Jepang anjlok untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Senin, karena ketegangan perdagangan yang kembali terjadi menekan sentimen pasar. Indeks Nikkei 225 anjlok 1,3% hingga ditutup pada level 37.470, sementara Indeks Topix yang lebih luas turun 0,87% menjadi 2.777.
Penjualan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana untuk menggandakan tarif impor baja menjadi 50%, yang berlaku mulai 4 Juni. Pengumuman tersebut sangat memukul produsen baja Jepang, dengan JFE Holdings turun 2,3% dan Kobe Steel turun 1,5%.
Nippon Steel turun 1,6%, meskipun penurunan tersebut sebagian diimbangi oleh komentar Trump yang mendukung rencana penggabungannya dengan US Steel. Kerugian terjadi di seluruh sektor, dengan penurunan yang signifikan pada saham teknologi dan otomotif.
Di antara saham yang paling lambat adalah Advantest (-3,8%), Disco (-2,9%) dan Toyota (-2,8%). Di sisi ekonomi, Jepang melaporkan peningkatan belanja modal yang lebih kuat dari perkiraan selama kuartal pertama menjelang pemberlakuan tarif AS.(CP)
Sumber: Trading Economi