Saham Hong Kong Melemah di Tengah Peringatan Badai dan Data Tiongkok
Saham Hong Kong turun 26 poin atau 0,1% menjadi 24.711 pada Selasa pagi, membalikkan kenaikan dari sesi sebelumnya. Para pedagang tetap berhati-hati setelah biro cuaca kota memperpanjang peringatan hujan badai "hitam" tertingginya hingga pukul 11.00, karena hujan deras mengganggu sekolah, rumah sakit, pengadilan, dan kantor catatan sipil.
Bursa Efek Hong Kong tetap buka dengan kebijakan yang direvisi yang memungkinkan perdagangan untuk terus berlanjut terlepas dari cuaca. Investor juga dengan hati-hati menunggu data perdagangan Tiongkok bulan Juli dan angka inflasi yang akan datang, di tengah kekhawatiran atas meningkatnya hambatan perdagangan dan lemahnya permintaan domestik. Saham konsumen turun di tengah kenaikan moderat di sektor properti, keuangan, dan teknologi.
Di Wall Street, ketiga indeks utama mencatat kenaikan harian terkuat sejak 27 Mei, karena investor memburu saham-saham murah setelah aksi jual pada hari Jumat dan meningkatkan taruhan pada penurunan suku bunga September menyusul data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan. Penurunan yang menonjol termasuk KE Holdings (-4,4%), Laopu (-3,1%), Chow Tai Fook (-2,7%), dan Meituan (-1,1%).(alg)
Sumber: Trading Economics