• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

1 August 2025 15:44  |

Hang Seng Melemah ke Level Terendah Sejak Juli

Pasar saham Hong Kong kembali melemah pada perdagangan hari ini. Indeks Hang Seng turun 1,1% atau 265,52 poin ke level 24.507,81. Ini merupakan level penutupan terendah sejak 17 Juli, menandai hari keempat berturut-turut penurunan indeks utama tersebut.

Penurunan paling tajam datang dari saham teknologi dan energi. Tencent Holdings, raksasa teknologi Tiongkok, menjadi penyumbang penurunan terbesar dengan koreksi sebesar 2,7%. Sementara itu, saham China Petroleum & Chemical Corp. (Sinopec) mengalami pelemahan paling dalam, anjlok hingga 5,9%.

Dari total 85 saham di indeks Hang Seng, sebanyak 72 saham melemah dan hanya 13 yang berhasil menguat. Semua sektor tercatat berada di zona merah, dengan sektor keuangan menjadi yang paling terpukul hari ini. Pelemahan ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian ekonomi dan tekanan global yang masih berlangsung.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

HANGSENG

Hang Seng Berakhir 0,4% Lebih Tinggi Ditengah sentimen posit...

Hang Seng meningkat 87 poin atau 0,4% hingga ditutup pada level 19.664 pada hari Selasa(19/11), menandai sesi kedua kenaikann...

19 November 2024 15:25
HANGSENG

Hang Seng Berakhir di Level Tertinggi Hampir 3 Bulan di Teng...

Hang Seng melonjak 389 poin atau 1,6% hingga ditutup pada level 24.181 pada hari Senin, pulih dari kerugian pada sesi sebelum...

9 June 2025 15:51
HANGSENG

Indeks Hang Seng Turun 2,2%; Dipimpin oleh Sektor Perdaganga...

Indeks Hang Seng turun 2,2% menjadi 19.623,32 di Hong Kong. Penurunan ini merupakan yang terbesar sejak turun 2,8% pada 12 No...

2 January 2025 15:57
HANGSENG

Indeks Hang Seng Turun 0,6%, Xiaomi Jadi Penekan Terbesar

Apa yang terjadi? Indeks Hang Seng di Bursa Hong Kong ditutup melemah sebesar 0,6% ke level 24.069,94 pada perdagangan hari i...

3 July 2025 15:18
BIAS23.com NM23 Ai