Hang Seng Turun ke Terendah 11 Pekan!
Indeks Hang Seng melemah pada Senin, turun 437 poin (1,5%) ke 24.585, memperpanjang koreksi pekan lalu dan menjadi level terendah sejak Maret. Pelemahan terjadi seiring investor mengurangi eksposur pada saham teknologi dan growth setelah tekanan berlanjut di saham-saham AI global.
Sentimen memburuk karena pasar kembali menilai ulang prospek suku bunga, menyusul data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan. Laporan tenaga kerja yang solid memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve berpotensi mempertahankan biaya pinjaman tinggi lebih lama, yang biasanya menekan aset berisiko dan valuasi saham growth.
Risiko geopolitik turut menambah tekanan. Laporan bahwa Iran menembakkan rudal ke arah Israel menguji rapuhnya gencatan dan mendorong harga minyak bergerak lebih tinggi. Kenaikan minyak menambah kanal kekhawatiran inflasi, yang membuat pasar semakin berhati-hati terhadap skenario kebijakan moneter yang tetap ketat.
Di Hong Kong, penurunan dipimpin sektor teknologi, keuangan, dan ritel. Beberapa saham berkapitalisasi besar menjadi penekan utama, termasuk Tencent (-1,2%), AIA (-1,0%), Kingboard Laminates (-5,3%), Lenovo (-5,1%), dan Kuaishou (-3,5%).
Ke depan, pasar Hong Kong cenderung tetap sensitif pada dua pemicu: arah suku bunga global setelah data AS yang kuat, serta headline Timur Tengah yang dapat mengubah premi risiko energi dan inflasi dengan cepat. Selama dua faktor ini belum mereda, ruang pemulihan indeks berpotensi terbatas dan pergerakan akan tetap selektif per sektor.(asd)
Sumber: Newsmaker.id