Hang Seng Terkoreksi di Tengah Eskalasi Teluk
Saham Hong Kong melemah pada Selasa (05/05), dengan Hang Seng Index turun 363 poin atau 1,4% ke 25.730, memangkas penguatan sebelumnya. Sentimen memburuk seiring memudarnya harapan kemajuan pembicaraan Washington–Teheran dan munculnya kembali risiko geopolitik di kawasan Teluk.
Pasar menjadi lebih defensif setelah laporan eskalasi terbaru di Timur Tengah, termasuk serangan baru terhadap target maritim di dekat Selat Hormuz serta kerusakan fasilitas pelabuhan di sejumlah wilayah Teluk. Perkembangan ini disebut sebagai flare-up paling serius sejak gencatan senjata rapuh dicapai beberapa pekan lalu, memunculkan kembali kekhawatiran bahwa situasi dapat kembali ke fase instabilitas yang lebih berkepanjangan.
Di sisi energi, pasar minyak mempertahankan lonjakan yang dipicu ketegangan tersebut, dengan pelaku pasar merespons laporan gangguan aktivitas pelayaran dan meningkatnya risiko terhadap fasilitas energi di Timur Tengah. Kanal transmisinya ke ekuitas bekerja lewat ekspektasi biaya energi dan inflasi yang lebih tinggi, yang pada gilirannya dapat memperketat kondisi keuangan dan menekan appetite risiko di aset berisiko, termasuk saham.
Di dalam indeks, pelemahan dipimpin saham-saham berkapitalisasi besar, termasuk Tencent (-1,4%), Trip.com (-2,2%), Xiaomi (-1,9%), AIA Group (-2,1%), dan SMIC (-1,6%). Pelaku pasar akan memantau intensitas gangguan di jalur pelayaran sekitar Hormuz, perkembangan diplomasi AS-Iran, serta dinamika harga minyak yang berpotensi mempengaruhi sentimen risiko kawasan. (asd)
Sumber: Newsmaker.id