Hang Seng Rebound, Data China Angkat Sentimen Pasar
Indeks Hang Seng melonjak 368 poin atau 1,45% ke 25.834 pada penutupan Senin (16/3), menghentikan penurunan tiga sesi sebelumnya di tengah penguatan yang meluas lintas sektor. Sentimen membaik setelah rangkaian data aktivitas China untuk gabungan Januari–Februari 2026 melampaui perkiraan, dengan produksi industri, penjualan ritel, dan investasi aset tetap sama-sama memberi kejutan positif.
Dukungan tambahan datang dari penguatan kontrak berjangka saham AS menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve pekan ini, yang membantu memperbaiki risk appetite regional. Namun, kenaikan Hang Seng tetap tertahan oleh pelemahan bursa China daratan untuk hari ketiga berturut-turut, di tengah spekulasi bahwa rencana pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping dapat tertunda ketika Washington menekan Beijing agar membantu membuka kembali Selat Hormuz.
Biro statistik China juga mengingatkan bahwa tekanan eksternal, risiko geopolitik, dan tantangan struktural domestik masih berada pada level tinggi. Artinya, data yang lebih kuat untuk awal tahun memberi bantalan jangka pendek, tetapi belum sepenuhnya menghilangkan kekhawatiran atas prospek pertumbuhan ke depan.
Di level saham, penguatan dipimpin oleh Knowledge Atlas yang melonjak 14,0%, diikuti Mixue Group naik 6,4%, Akeso Inc. 6,0%, Xiaomi Corp. 5,3%, Orient Overseas 4,2%, dan Meituan 3,0%. Kenaikan saham-saham ini menegaskan bahwa pemulihan indeks ditopang kombinasi sentimen makro yang lebih baik dan minat beli selektif pada nama-nama berkapitalisasi besar. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id