Hang Seng Tembus Level Tertinggi Sebulan, Sinyal Apa dari Pasar Asia?
Pasar saham Asia, terutama di Hong Kong, melonjak setelah muncul harapan bahwa Amerika Serikat akan segera menurunkan suku bunga. Kabar ini datang setelah data menunjukkan pasar tenaga kerja AS melemah bulan lalu, yang meningkatkan peluang Federal Reserve (bank sentral AS) untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan berikutnya di Desember. Penurunan suku bunga biasanya menjadi kabar baik bagi pasar saham karena bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.
Indeks Hang Seng di Hong Kong naik sekitar 1 persen, mencapai posisi tertinggi dalam satu bulan terakhir. Saham-saham besar seperti Shenzhou International Group dan China Hongqiao Group mengalami kenaikan signifikan, sementara raksasa teknologi Tencent dan bank besar HSBC juga mencatatkan penguatan. Di sisi lain, bursa saham di Jepang, Korea Selatan, dan Australia ikut bergerak naik mengikuti tren positif tersebut.
Optimisme pasar juga dipicu oleh kabar bahwa penutupan pemerintah AS yang terlama dalam sejarah kemungkinan segera berakhir. Jika benar, hal ini akan membuka kembali lembaga-lembaga pemerintah dan memungkinkan data ekonomi penting kembali dirilis. Investor kini menanti langkah The Fed selanjutnya, dengan harapan suku bunga yang lebih rendah dapat mempercepat pemulihan ekonomi global. (az)
Sumber: Newsmaker.id