Risk-On Balik Lagi, Saham Asia Kompak Hijau
Bursa saham Asia dibuka melonjak pada Senin, ngikutin sentimen positif dari Wall Street yang reli di akhir pekan lalu. Setelah sepekan yang penuh drama, investor terlihat balik mode “risk-on” dan mulai berburu saham-saham yang sebelumnya keburu jatuh.
Korea Selatan dan Jepang jadi yang paling menonjol. Kospi melesat sekitar 4%—indeks yang belakangan jadi “poster boy” tema investasi AI—sementara Nikkei ikut menguat setelah kemenangan pemilu Perdana Menteri Sanae Takaichi ikut mengangkat mood pasar. Di AS, futures juga dibuka lebih tinggi setelah S&P 500 ditutup naik sekitar 2% pada Jumat, dibantu aksi buy the dip dan data yang menunjukkan sentimen konsumen membaik.
Di komoditas, emas naik sekitar 1,5% ke area $5.037 per ons. Sebaliknya, Brent turun sekitar 1% karena ketegangan Timur Tengah disebut mereda. Kombinasi saham menguat, emas ikut naik, dan minyak melemah bikin pembukaan pekan ini terasa “campur”—tapi arah utamanya jelas: investor lagi berani ambil risiko.
Menurut analis pasar, reli ini juga dipicu rotasi—dari saham teknologi ke sektor siklikal—karena banyak yang memanfaatkan harga diskon setelah aksi jual di awal pekan lalu. Kemenangan Takaichi memperkuat ekspektasi stimulus fiskal yang lebih longgar, yang biasanya bagus buat saham tapi menekan obligasi Jepang, sekaligus bikin yen bergerak naik-turun. Pasar pun bersiap: “Takaichi trades” berpotensi jadi tema dominan setidaknya untuk jangka sangat pendek.(asd)
Sumber: Newsmaker.id