Pasar Global Membuka Hari dengan Nada Hati-hati: Saham Melemah, Minyak Terkoreksi
Pasar keuangan global mengawali perdagangan Kamis dengan sentimen lebih defensif, menyusul pelemahan Wall Street yang dipicu rotasi keluar dari saham teknologi berkapitalisasi besar. Kondisi ini mendorong koreksi pada sebagian indeks utama dan menahan minat risiko di awal sesi Asia.
Di kawasan Asia-Pasifik, indeks Nikkei 225 Jepang melemah sekitar 1%. Sementara itu, kontrak berjangka indeks saham AS turun tipis, mengindikasikan pembukaan yang lebih lemah. Proyeksi pembukaan untuk Hong Kong dan China daratan juga cenderung lebih rendah, sedangkan bursa Korea Selatan dan Australia bergerak lebih stabil.
Harga minyak mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam enam sesi, setelah Presiden AS mengisyaratkan kemungkinan menahan diri dari opsi serangan terhadap Iran dalam waktu dekat. Sinyal ini mengurangi “premi risiko geopolitik” yang sebelumnya menopang reli minyak, sehingga harga berbalik terkoreksi.
Emas dan perak juga bergerak melemah setelah mencetak rekor pada sesi sebelumnya. Pergerakan ini mencerminkan normalisasi jangka pendek akibat aksi ambil untung, terutama setelah reli yang berlangsung cepat dan agresif.
Ke depan, pelaku pasar akan terus memantau rotasi sektor di bursa AS, arah kebijakan tarif yang masih berpotensi memicu volatilitas, serta perkembangan geopolitik. Selama ketiga faktor tersebut belum memberikan kepastian, pergerakan pasar berpeluang tetap sensitif dan mudah berubah.(asd)
Sumber: Newsmaker.id